Rabu, 22 Jul 2026 13:31 WIB

Blokade Truk Sampah, Ratusan Warga Tolak Keberadaan TPA Karangdiyeng

jatimnow.com - Warga Dusun Jaringansari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menggelar aksi demo menolak keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA).

Ratusan warga yang mayoritas emak-emak itu menolak TPA dengan cara memblokade truk pengangkut sampah dengan membentangkan spanduk bertuliskan penolakan.

Baca Juga: Mahasiswa Tulungagung Gelar Aksi, Soroti Pemadaman Bergilir yang Dilakukan PLN

Salah satu warga, Muklason mengatakan masyarakat menolak adanya TPA karena dampak bau tidak sedap yang ditimbulkan.

"Awal pembangunan tidak ada pemberitahuan, sosialisasi ataupun musyawarah. Warga tidak pernah dilibatkan sama sekali," kata Muklason, Sabtu (23/1/2021).

"Lalat sudah keluar, jarak TPA dengan pemukiman hanya 300 meter bau yang ditimbulkan dari sampah menyengat dan sampai ke rumah-rumah warga," imbuhnya.

Menurut Muklason, warga sepakat menolak ada aktifitas truk pengangkut sampah. Jika ada yang masuk ke lokasi TPA, mereka mengancam akan ada penghadangan lagi.

Baca Juga: Usung Empat Tuntutan, Mahasiswa Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor DPRD Jember

"Ini sudah terlanjur, ya kita tolak yang penting sampah tidak boleh masuk. Tidak ada yang memprovokasi, semua sepakat menolak," tukasnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto Didik Khusnul Yakin menjelaskan, TPA Karangdiyeng adalah kebijakan dari pemerintah kabupaten.

"TPA ini untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Mojokerto bukan DLH. Satu sisi, keberadaannya tidak kumuh tetapi ini TPA edukasi. Kita ingin masyarakat berdayakan dengan TPA ini," katanya.

Baca Juga: Foto: Aksi Dramatis Korps Marinir Guncang Jakarta

Menurut Didik yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto ini, dengan adanya TPA, warga bisa bekerja dan mendapatkan pundi-pundi rupiah.

"Nanti bisa memilah-milah sampah itu, kan bisa menjadi sumber pendapatan ekonomi. Kita sangat bertanggung jawab karena ada puskesmas untuk memeriksa kesehatan secara berkala. Sampahnya tidak akan tembus ke tanah karena dilapisi geomembrane," pungkasnya.

Diketahui, TPA Karangdiyeng ini telah diresmikan oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi pada Senin (7/12/2020) lalu.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Target 100 GW dan Bottleneck Energi Surya Indonesia

Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).

5 Fakta Anak Angkat dan Pacarnya Bunuh Ayah di Nganjuk, Ada Cinta Tak Direstui

Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.

Oknum Polisi di Blitar Ditangkap Saat Pesta Narkoba

Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.

Wabup Lamongan Harapkan MPLS Jadi Pijakan Menuju Pendidikan Inklusif

MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.

Prabowo Hadiri Panen Raya Tebu di Malang, Ratusan Petugas Jaga Ketat Rute VVIP

Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.

Beraksi di 20 TKP, Pasangan Jambret Asal Malang Ditangkap Polisi Tulungagung

Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.