Sabtu, 06 Jun 2026 16:08 WIB

Blokade Truk Sampah, Ratusan Warga Tolak Keberadaan TPA Karangdiyeng

jatimnow.com - Warga Dusun Jaringansari, Desa Karangdiyeng, Kecamatan Kutorejo, Kabupaten Mojokerto menggelar aksi demo menolak keberadaan tempat pembuangan akhir (TPA).

Ratusan warga yang mayoritas emak-emak itu menolak TPA dengan cara memblokade truk pengangkut sampah dengan membentangkan spanduk bertuliskan penolakan.

Baca Juga: Foto: Aksi Dramatis Korps Marinir Guncang Jakarta

Salah satu warga, Muklason mengatakan masyarakat menolak adanya TPA karena dampak bau tidak sedap yang ditimbulkan.

"Awal pembangunan tidak ada pemberitahuan, sosialisasi ataupun musyawarah. Warga tidak pernah dilibatkan sama sekali," kata Muklason, Sabtu (23/1/2021).

"Lalat sudah keluar, jarak TPA dengan pemukiman hanya 300 meter bau yang ditimbulkan dari sampah menyengat dan sampai ke rumah-rumah warga," imbuhnya.

Menurut Muklason, warga sepakat menolak ada aktifitas truk pengangkut sampah. Jika ada yang masuk ke lokasi TPA, mereka mengancam akan ada penghadangan lagi.

Baca Juga: Dalang Kerusuhan Jakarta Terungkap? Mantan Kepala BIN Ungkap Ini

"Ini sudah terlanjur, ya kita tolak yang penting sampah tidak boleh masuk. Tidak ada yang memprovokasi, semua sepakat menolak," tukasnya.

Sementara Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto Didik Khusnul Yakin menjelaskan, TPA Karangdiyeng adalah kebijakan dari pemerintah kabupaten.

"TPA ini untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Mojokerto bukan DLH. Satu sisi, keberadaannya tidak kumuh tetapi ini TPA edukasi. Kita ingin masyarakat berdayakan dengan TPA ini," katanya.

Baca Juga: Demo Rusuh, ALMI Gugat Pejabat Tinggi Negara

Menurut Didik yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Mojokerto ini, dengan adanya TPA, warga bisa bekerja dan mendapatkan pundi-pundi rupiah.

"Nanti bisa memilah-milah sampah itu, kan bisa menjadi sumber pendapatan ekonomi. Kita sangat bertanggung jawab karena ada puskesmas untuk memeriksa kesehatan secara berkala. Sampahnya tidak akan tembus ke tanah karena dilapisi geomembrane," pungkasnya.

Diketahui, TPA Karangdiyeng ini telah diresmikan oleh Bupati Mojokerto Pungkasiadi pada Senin (7/12/2020) lalu.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Kakak Beradik Terseret Ombak di Pantai Payangan Jember, Satu Ditemukan Tewas

Kedua korban dilaporkan hilang terseret ombak saat berwisata bersama keluarga.

Puncak Arus Balik Idul Adha 2026, Daop 8 Surabaya Layani 284 Ribu Penumpang

Puncak arus balik libur panjang Idul Adha 2026 bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila. KAI Daop 8 Surabaya catat lonjakan tembus 284 ribu penumpang. Simak data lengkapnya di sini.

Jambret iPhone Turis Jerman di Kota Lama Surabaya Ditembak Polisi

Polisi menangkap pelaku jambret iPhone milik wisatawan asal Jerman di Kota Lama Surabaya. Pelaku dilumpuhkan karena melawan saat ditangkap.

Kapolres dan Dandim 0820 Probolinggo Terima Gelar Warga Kehormatan Suku Tengger

Prosesi pengukuhan berlangsung khidmat pada Malam Resepsi Yadnya Kasada di Pendopo Agung Desa Ngadisari.

Tabrak Pohon, Truk Pengangkut Ikan Asal Lamongan Terguling di JLS Tulungagung

Truk dalam perjalanan menuju Prigi Trenggalek, pengemudi dan penumpang alami luka serius.

Peringatan Hari Raya Waisak di Tulungagung, Ajak Umat Bersumbangsih Untuk Negeri

Puluhan umat Buddha mengikuti prosesi detik-detik peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak di Vihara Buddha Loka Tulungagung.