Minggu, 14 Jun 2026 22:42 WIB

Kesal Ditilang Polisi, Pria di Ponorogo Ini Bakar Rumahnya Sendiri

Rumah Siran yang terbakar./Foto: Mita Kusuma
Rumah Siran yang terbakar./Foto: Mita Kusuma

jatimnow.com - Kesal karena ditilang polisi, seorang pria di Ponorogo nekat membakar rumahnya sendiri. Pelaku bahkan sempat mengancam akan membunuh atau melukai warga jika memadamkan api yang membakar rumahnya itu.

Orang tersebut adalah Siran (54) warga Desa Paringan, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Pada awalnya Siran berbicara sendiri jika ia tengah kesal dengan polisi.
Ia kesal lantaran uangnya habis untuk membayar denda saat ditilang oleh polisi.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kemudian, ia sengaja membakar tumpukan serabut kelapa di dalam rumahnya, Kamis (31/5/2018) malam. Ia pun tetap di dalam rumahnya.

Anehnya, saat mau dipadamkan oleh warga, Siran tambah mengacau. Dengan membawa senjata tajam ia mengancam akan membunuh orang yang memadamkannya.

Warga, BPBD, Damkar, Polisi dan TNI pun merangsek masuk ke dalam. Hal itu dilakukan untuk menangkap Siran yang bersembunyi di dalam rumah.

Prosesnya cukup dramatis, karena petugas harus berjibaku dengan api. Termasuk melindungi diri dari ancaman pelaku yang membawa senjata.

Baca Juga: Puskesmas Tiron Kediri Terbakar, Api Muncul dari Area Lemari Es Apotek

Waktu yang dibutuhkan cukup lama untuk bisa menangkap Siran dari dalam rumahnya.

"Tempo hari saat pulang dari berjualan karena tidak memakai helm, menerobos lampu merah, Siran cerita ditangkap polisi. Uang hasil jualannya habis," kata Suwendi, kepala desa setempat, Jumat (1/6/2018) dini hari.

Suwendi menceritakan, Siran mengoceh itu sepanjang hari. Puncaknya ini tadi membakar rumah sendiri. "Karena pada dasarnya memang punya gangguan jiwa," jelasnya.

Baca Juga: Rumah di Kediri Terbakar Gegara Obat Nyamuk Saat Pemilik Pergi Mancing

Sementara itu, Kapolsek Jenangan, AKP Haryo Kusbintoro mengatakan, sudah berhasil membawa Siran dari rumahnya yang terbakar. Ia mengaku sudah berkoordinasi dengan kecamatan maupun kesehatan untuk mengirimkan Siran ke RSJ di Malang.

"Agar tidak membahayakan orang banyak. Ini tadi langsung diberikan suntik penenang dan dibawa ke RSJ di Malang," terangnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.