Senin, 15 Jun 2026 03:26 WIB

Begini Cara Pemkab Ponorogo Atasi Kelangkaan Elpiji Melon

Stok elpiji 3 kg di Ponorogo
Stok elpiji 3 kg di Ponorogo

jatimnow.com - Fenomena kelangkaan tabung elpiji 3 kilogram (melon) di Ponorogo menjelang Ramadan diakui sejumlah pihak, termasuk Pemkab. Banyak hal menjadi penyebab kelangkaan elpiji untuk masyarakat menengah kebawah tersebut, salah satunya penimbunan.

Modusnya, menimbun stok hingga seluruh pasokan habis, setelah itu, baru dikeluarkan saat kondisi benar-benar langka.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Kepala UPT Perlindungan Konsumen Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim wilayah Kediri Suharno, tak menampik bahwa stok tabung elpiji 3 kg rawan dipermainkan saat Ramadan dan menjelang Lebaran. Dalam kondisi seperti sekarang ini, penegak hukum harus turun tangan untuk melakukan pengawasan.

"Supaya tidak ada cela bagi para spekulan untuk memanfaatkan fenomena melonjaknya kebutuhan tabung elpiji saat Ramadan,’’ kata Suharno, Kamis (31/5/2018)

Sesuai dengan hukum pasar, lanjutnya, saat stok tidak sebanding dengan permintaan, maka harga akan naik. Bahkan, jauh di atas harga eceran tertinggi (HET).

"Dalam posisi ini masyarakat dirugikan. Pemerintah harus menjamin kebutuhan masyarakat," ujar Suharno.

Untuk membuat jera, para oknum itu bisa dikenai pasal berlapis. Yaitu, pasal 62 jo pasal 8 ayat 1 Undang-Undang 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen dan pasal 53 d Undang-Undang 22/2001 tentang Migas.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Ancaman hukuman lima tahun dan denda maksimal Rp 2 miliar," jelasnya.

Suharno menjelaskan, kejahatan dengan motif ekonomi tersebut, tentu perlu disikapi dengan tegas. Sebab, mereka mengambil untung dari subsidi pemerintah sehingga masyarakat tidak bisa menikmati subsidi yang seharusnya.

"Kami bersama pemerintah daerah terkait terus berupaya melakukan pengawasan sampai ke pelosok-pelosok," tuturnya.

Terpisah, Wakil Bupati Ponorogo Soedjarno menjamin stok gas elpiji aman sampai dengan Lebaran. Sebagai antisipasi gejolak di tingkat masyarakat, pemkab bahkan telah mengajukan penambahan stok ke Pertamina. Dari kuota pada 2018 sebanyak 17.691 metrik ton ditambah 10 persen.

Baca Juga: Ikut Halalbihalal, Tiga Sivitas ITS Surabaya Dapat Hadiah Umroh

Wabup tak menampik kebutuhan masyarakat atas elpiji 3 kilogram pada saat Ramadan menlonjak. Menurut dia, hal ini dipengaruhi karena banyak UMKM atau sentra industri lainnya menambah kebutuhan tabung elpiji dari biasanya untuk mencukupi jumlah permintaan konsumen.

"Kalau bisa masyarakat mampu tidak menggunakan gas elpiji bersubsidi," tegasnya.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.