Rabu, 17 Jun 2026 21:43 WIB

Pengusaha ini Beri Kunci Membangun Bisnis di Tengah Pandemi Covid-19

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Selasa, 12 Jan 2021 16:37 WIB

jatimnow.com - Semangat bertahan hidup disertai prinsip bisa dipercaya dan amanah menjadi kunci agar tetap dapat berbisnis dan berkembang di tengah Pandemi Covid-19.

Itu disampaikan oleh Rendy Eka Permana Putra (29). Pengusaha asal Surabaya ini meminta masyarakat tetap mencoba berbagai peluang dan mengembangkan bisnis hingga sukses bertahan di tengah Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Pemuda yang akrab disapa Randyprmn di Instagram ini mengaku sebelumnya sempat mengalami kerugian hingga ratusan juta saat usaha bisnis travel yang dikelolanya sejak 6 tahun lalu itu terkena dampak Pandemi Covid-19 pada awal Maret 2020.

"Bisnis agen travel yang saya kelola itu melayani perjalanan wisata luar negeri dan domestik. Saat wabah Virus Corona menyerang Indonesia, saya rugi sekitar Rp 200 juta karena harus mengembalikan uang pelanggan dari menjual aset dan meminjam dari bank. Pasalnya, uang yang sudah diberikan pelanggan telah dibayarkan ke pihak travel," cerita Rendy, Selasa (12/1/2021).

"Saya berhutang bank karena untuk mengembalikan uang dari peserta travel agar mereka tidak rugi dan melihat saya orangnya bertanggung jawab. Tetapi mereka tidak perlu tahu kalau saya berhutang bank," imbuhnya.

Dengan begitu, maka pelanggan merasa tidak kecewa. Di saat dirinya mencoba menjual produk apapun kepada pelanggannya maka terbeli karena telah terbangun kepercayaan atau trust building.

"Dari situ, mereka merasa saya amanah. Saya bertanggung jawab dan ketika saya mencoba menjual apa pun di saat pandemi. Mereka sangat mensupport sekali dengan trust building itu, karena percaya karena kita baik sama orang maka hasilnya orang itu akan baik dengan kita," tegasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Setelah menutup agen travelnya, Rendy mencoba mencari kesempatan usaha untuk bertahan hidup dan dia melihat peluang di awal pandei Covid-19 dengan menyediakan jasa penyemprotan disinfektan.

Namun usahanya itu tidak bertahan lama karena banyak kampung maupun perumahan melakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri.

Kemudian dia beralih ke usaha kuliner khas NTT dengan membuka Sei Sapiku bersama temannya. Kini dirinya memiliki puluhan gerai makanan di beberapa kota di Indonesia dan dua diantaranya difungsikan sebagai dapur pusat yakni di Jakarta dan Surabaya.

Ia mengaku ingin membantu meringankan beban pemerintah dengan mengurangi angka pengangguran. Rendy kemudian melihat peluang lainnya yakni membuka gerai seluler Ibros untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran daring yang ditetapkan pemerintah sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Karena ketika membuka lini bisnis baru maka dapat menyerap tenaga kerja baru. Kita melihat apa sih yang lagi ramai di jual, apa market yang lagi tinggi, apa yang memang orang banyak perlukan di era pandemi ini. Ya itu kita jualan seperti itu," lanjutnya.

Rendy juga berpesan kepada masyarakat agar tidak selalu mengeluh melainkan melihat peluang dari segala kondisi dan situasi. Namun ketika membuka usaha maka harus bisa dipercaya dan amanah serta menerapkan prinsip ATM (Amati, Tiru, Modifikasi).

"Jadi amati peluang yang ada saat ini kita coba untuk meniru. Setelah meniru, minimal sudah standar sudah sama baru kita modifikasi untuk lebih baik," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.