Senin, 08 Jun 2026 19:36 WIB

Longsor Sumedang Mengingatkan pada Ponorogo

  • Penulis :
  • | Selasa, 12 Jan 2021 10:30 WIB
Tim gabungan mengevakuasi korban longsor di Dusun Bojong Kondang,  (Foto: Istimewa)
Tim gabungan mengevakuasi korban longsor di Dusun Bojong Kondang, (Foto: Istimewa)

jatimnow.com - Peristiwa tanah longsor yang terjadi Dusun Bojong Kondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat mengingatkan pada peristiwa yang sama di Ponorogo, Jawa Timur beberapa tahun lalu.

Saat itu Menteri Sosial masih dijabat Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Dinas Sosial Tulungagung Salurkan Bansos Kemensos RI ke Ratusan Masyarakat

Tak Iama, ia langsung ke lokasi untuk menjamin ketersediaan logistik dan dapur umum untuk para korban tanah longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, Minggu (2/4/2017).

Mensos menyalurkan bantuan untuk korban bencan alam senilai Rp 1,34 Miliar.

Dengan rincian Rp 832 juta berupa bantuan logistik terdiri dari paket lauk pauk, peralatan keluarga, tempat makanan, selimut, matras, tenda gulung, sandang paket dan tenda keluarga.

Mensos juga menyiapkan jaminan hidup (jadup) bagi warga yang menjadi korban tanah longsor, dengan nominal Rp 900 ribu per orang.

Baca Juga: Akses Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Mulai Dibuka Dengan Sistem Buka Tutup

Khofifah juga menyiapkan bantuan santunan untuk ahli waris korban meninggal atau hilang, masing-masing Rp 15 juta dan maksimal Rp 5 juta untuk korban yang mengalami luka-luka. Khofiah saat itu juga meminta menyiapkan dapur umum untuk diprioritaskan karena itu sudah tugas Kementerian Sosial.

Longsor di Sumedang menewaskan belasan jiwa. Tim Pencarian dan Penyelamatan (SAR) Bandung masih melakukan pencarian terhada orang yang dinyatakan hilang dalam bencana longsor itu. Puluhan orang dilaporkan masih belum diketemukan.

Pakar Telematika Roy Suryo sempat menyentil Kementerian Sosial (Kemensos) yang dipimpin Tri Rismaharini.

Baca Juga: Material Batu Longsor, Jalan Utama Trenggalek-Ponorogo Kembali Ditutup

"Tweeps,
Kalau ini memang Bukan HoaX, tetapi sepertinya bukanlah tupoksi @KemensosRI utk harus "Mengantarkan ke Pengadilan" tuntutan2 begini, apalagi menyangkut Boeing (?). Sebaiknya Fokus saja ke bidang Sosial. Jangan Janji2 ke Masyarakat apalagi Keluarga Korban yg tengah berduka," kicau Roy melalui akun pribadinya
@KRMTRoySuryo2 di Twitter pada Senin (11/1/2021).

Ia menanggapi pemberitaan tentang keinginan Mensos Tri Rismaharini memberikan bantuan kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Seperti dalam berbagai pemberitaan, Risma janji akan menjadi jembatan dengan keluarga. Termasuk jika nanti kalau ternyata harus pengadilan maka Kemensos pun yang akan membantu mengakseskan ke pengadilan.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.