Sabtu, 20 Jun 2026 02:04 WIB

Linglung Usai Ditepuk Pundak, Hestika Kehilangan Harta Rp 12 Juta

Korban (berjilbab) menunjukkan tempat kejadian perkara pada petugas./Foto: Mita Kusuma
Korban (berjilbab) menunjukkan tempat kejadian perkara pada petugas./Foto: Mita Kusuma

jatimnow.com - Jelang lebaran, pelaku gendam mulai beraksi di kawasan Ngawi. Seperti dialami Hestika Sari (47), warga Desa Prandon, Kecamatan/Kabupaten Ngawi.

Ia kehilangan harta dengan total Rp 12 juta, lantaran pundaknya ditepuk orang tak dikenal hingga linglung.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Awalnya, korban belanja kebutuhan lebaran di salah satu pusat perbelanjaan di Ngawi. Namun saat memilih barang, korban ditepuk pundaknya oleh orang tak dikenal.

Korban seakan linglung seketika. Dengan mudahnya ia mengikuti pelaku yang sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

"Di dalam mobil, korban juga menyerahkan perhiasan yang melekat pada tubuhnya. Juga dengan sukarela mengambil uang tunai di ATM sebesar Rp 5.000.000 untuk diserahkan," kata Kapolsek Ngawi Kota, AKP Kristanto Widhi Nugraha, Kamis (31/5/2018)

Baca Juga: LPG 3 Kg Langka di Madiun? Pertamina Guyur Tambahan 104 Ribu Tabung

Baru kemudian, lanjut ia, pelaku diajak keliling Ngawi dengan mobil. Dalam mobil, uang sebesar Rp 5.000.000 dan ATM ditukar dengan tas kecil warna hitam.

"Korban kemudian dikembalikan di depan pusat perbelanjaan. Dan akhirnya balik dengan keadaan setengah sadar karena gendam," urainya.

Korban, lanjut ia, juga kaget saat membuka tas yang diberikan. Karena hanya berisi tisu dan batu. "Cek saldo tabungannya juga sudah ludes," urainya.

Baca Juga: Duo WNA China Tertangkap Tangan Lakukan Pencurian di Pesawat Citilink

Kristanto menegaskan, sebaiknya masyarakat juga berhati-hati membawa barang berharga. Sebisa mungkin membawa uang pas saat berbelanja. Dan tidak membawa perhiasan mencolok.

Reporter: Mita Kusuma
Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.