Kamis, 18 Jun 2026 16:53 WIB

Pemkot Siapkan Skema Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di Surabaya

SMP Negeri 5 Surabaya
SMP Negeri 5 Surabaya

jatimnow.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya minta berbagai masukan dari berbagai pihak terkait sistem pembelajaran sekolah di masa Pandemi Covid-19.

Plt Walikota Surabaya, Whisnu Sakti Buana mengatakan sistem pembelajaran sekolah di tengah Pandemi Corona akan dibuat beberapa skema. Khususnya dengan sistem tatap muka (offline).

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Diantaranya para siswa akan tetap masuk sekolah namun dibagi beberapa gelombang.

Baca juga: Pembelajaran Tatap Muka Sekolah di Surabaya Diundur, Ini Alasannya

"Nanti dijadwal, ada yang masuk pagi dan siang berdasarkan kelas yang ada," katanya, Senin (4/1/2020).

Selain itu masing-masing kelas juga akan ditata untuk tempat duduk, agar memenuhi standar protokol kesehatan (prokes) dan sekolah juga membagi jadwal para guru.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Kami nanti akan berkoordinasi dengan IDI (Ikatan Dokter Indonesia), tentang sistem ini. Apakah bisa diterapkan atau tidak. Kalau masih belum ya dengan sangat terpaksa diundur dulu," terang orang nomor satu di jajaran Pemkot Surabaya itu.

WS (Whisnu Sakti) menyatakan, Pemkot Surabaya juga memperhatikan pola belajar mengajar yang ada di sekolah.

"Evaluasi juga dilakukan. Selama ini apakah efektif dengan online atau tidak untuk para siswa. Tentunya jika skema ini tidak ada kendala, persetujuan orang tua wali murid juga diminta," terang dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Hingga kini, Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Surabaya masih mempertimbangkan soal sekolah tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Supomo menjelaskan untuk menggelar sekolah tatap muka ada beberapa parameter. Yakni, dari para kepala sekolah, komite, dan persetujuan wali murid dan Pemkot Surabaya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.