Senin, 15 Jun 2026 20:14 WIB

Beredar Kabar Penumpukan Pasien di IGD RSU Soetomo, Ini Faktanya

[Ilustrasi] Ruang Isolasi Khusus (RIK) di RSUD dr Soetomo, Surabaya (Foto: Antara/Moch Asim via Republika)
[Ilustrasi] Ruang Isolasi Khusus (RIK) di RSUD dr Soetomo, Surabaya (Foto: Antara/Moch Asim via Republika)

jatimnow.com - Kepala Humas RSU dr. Soetomo Surabaya Pesta Parulian Maurid Edwar mengklarifikasi adanya kabar penumpukan pasien Covid-19 di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Menurutnya, adanya antrean karena pasien yang masuk rumah sakit tersebut membutuhkan waktu untuk proses pemindahan pasien sebelum dimasukkan ke dalam ruang perawatan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Informasi IGD tercampur (antara pasien Covid-19 dan non Covid-19) itu tidak benar. Hanya memang untuk memastikan harus dilakukan tes dulu. Misalnya tes cepat antigen (bagi pasien terindikasi Covid-19 atau tidak) saja butuh waktu 30-45 menit," kata Pesta dikonfirmasi Minggu (3/1/2021).

Mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19, Pesta memastikan protokol kesehatan di rumah sakit tersebut dijalankan secara ketat. Misalnya, perawat maupun dokter yang melakukan pemeriksaan harus menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap.

Kemudian, ia mengatakan, apabila ada pasien dengan gejala kritis maka harus dibantu peralatan. Khusus pasien yang telah dinyatakan terpapar Covid-19, kata dia, harus diantar ke kamar isolasi menggunakan mobil ambulance khusus dengan supir yang juga menggunakan hazmat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Terkait adanya kabar puluhan tenaga kesehatan yang terpapar Covid-19 di RSU dr. Soetomo, Pesta enggan menanggapinya.

"Soal nakes (tenaga kesehatan) terinfeksi boleh-boleh saja. Hanya harus ditelaah apakah terpapar di rumah sakit, di rumah atau di jalan sehingga upaya kami setiap hari melakukan tracing," ujarnya.

 

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Lihat Artikel Asli

Disclaimer: Berita ini merupakan kerja sama jatimnow.com dengan Republika.co.id. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi berita menjadi tanggung jawab Republika.co.id

Editor : REPUBLIKA.co.id
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.