Selasa, 16 Jun 2026 08:22 WIB

Gudang Produksi Bom Ikan di Bangkalan, Madura Digerebek

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 28 Des 2020 18:40 WIB
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto saat memimpin rilis ungkap kasus produsen bom ikan di Kantor Ditpolairud Polda Jatim di Surabaya
Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto saat memimpin rilis ungkap kasus produsen bom ikan di Kantor Ditpolairud Polda Jatim di Surabaya

jatimnow.com - Sebuah rumah di Bangkalan, Madura yang dijadikan gudang produksi bom ikan digerebek Tim Gabungan Ditpolairud Polda Jatim dan Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) Polri.

Dari penggerebekan itu, tim gabungan mengamankan seorang tersangka berinisial MB (43), warga asal Banyuwangi bersama barang bukti 2,4 ton bom ikan.

Baca Juga: Konversi Energi Kedua Republik Indonesia, Amanat Penderitaan Rakyat Madura

"Kasus ini diungkap sepekan yang lalu. Seorang pelaku kita tetapkan sebagai tersangka. Darinya kita sita barang bukti potasium chlorate sebagai bahan baku bom ikan, dengan jenis potassium chlorate (KCL03) sebanyak kurang lebih 2.400 kilogram," jelas Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto di Surabaya, Senin (28/12/2020).

"Dan dari hasil pemeriksaan sementara, bahan baku tersebut merupakan pesanan seseorang di Makassar, Sulawesi Selatan. Tersangka MB ini menjualnya dengan harga Rp 35 ribu per kilogramnya. Ada juga sumbu detonator yang dijual terpisah dengan harga Rp 20.000 per unit," tambahnya.

Komjen Agus mengatakan, tersangka MB telah menjalankan bisnisnya selama dua tahun sejak 2018. Dia merakit sendiri bom ikan di rumahnya dengan cara menggunakan botol air mineral diisi dengan potasium chlorate yang dicampur belerang dan arang.

Kabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto saat melihat barang bukti ungkap kasus produsen bom ikan di Kantor Ditpolairud Polda Jatim di SurabayaKabaharkam Polri, Komjen Pol Agus Andrianto saat melihat barang bukti ungkap kasus produsen bom ikan di Kantor Ditpolairud Polda Jatim di Surabaya

Setelah itu, botol yang berisi bahan peledak bom ikan diberi detonator yang nantinya dibakar dan menimbulkan ledakan.

Baca Juga: PAN Jatim Mulai Panaskan Mesin Politik Tatap Pemilu 2029

"Dari pengungkapan kasus ini telah menyelamatkan laut Indonesia dari bahaya bom ikan," ujar Komjen Agus.

Komjen Agus menyebut bahwa bom ikan dapat merusak terumbu karang dan spesies ikan maupun biota laut lainnya. Jika satu buah bom ikan diledakkan, memiliki daya ledak radius 50 meter persegi.

"Sehingga dari total barang bukti, daya ledak yang ditimbulkan dapat menimbulkan kerusakan seluas 350 hektare. Ini berbahaya bagi laut," paparnya.

Komjen Agus menyebut, dalam penggerebekan itu, timnya juga menemukan barang bukti narkoba jenis sabu. Sabu tersebut ditemukan dalam plastik dengan berat 0,23 gram beserta perangkat alat isap itu milik tersangka.

Baca Juga: Pemberangkatan Haji Embarkasi Surabaya Capai 36 Kloter, Ada 23 Kursi Kosong

"Sabu tersebut dikonsumsi tersangka ketika merakit bom ikan. Alasannya agar cepat terselesaikan dan bisa menjualnya ke pelanggannya dengan cepat dan banyak," tandasnya.

Tersangka MB dijerat Pasal 1 ayat (1) UU Nomor 12 Tahun 1951 tentang Bahan Peledak dan atau Pasal 122 UU Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budi Daya Pertanian Berkelanjutan dan Pasal 127 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika junto Pasal 55 KUHP, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.