Senin, 15 Jun 2026 22:40 WIB

Saat Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni Kembali ke Rumah Dinas

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat di rumah dinas
Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat di rumah dinas

jatimnow.com - Setelah cuti dalam Pilkada 2020 dan dirawat selama hampir dua pekan karena sakit, Ipong Muchlissoni kembali menjalani aktivitasnya menjadi bupati Ponorogo. Saat tiba di rumah dinas Pringgitan, dia disambut kesenian reog.

Meski kalah dalam Pilkada Ponorogo 2020, Ipong meninggalkan dua pesan kepada jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pertama Ipong tetap bekerja secara profesional dan berdasarkan tupoksi serta keahlian masing-masing.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

"Tidak akan tersingkirkan. Sepanjang profesional itu semua tidak akan terjadi," ujar Ipong, Senin (28/12/2020).

Ipong menambahkan, budaya 'Good Government' soal pembangunan demokrasi, mulai dari mutasi dan promosi bersih dari uang harus dipertahankan. Pasalnya Ipong menyebut selama 5 tahun kepimpinannya tidak ada praktik sogok menyogok.

"Seluruh ASN, birokrasi saya pesan agar tidak terpikirkan untuk cepak-cepak (berkemas) karena jabatan baru," tuturnya.

Kedua, Ipong meminta agar segera menangani Covid-19 terutama masalah ekonomi dan kesehatan rakyat. Apalagi saat ini sedang mengalami fase kenaikan gelombang kedua. Dia juga berpesan kepada Sekda, OPD dan camat untuk RPJMD 2016-2021 harus dipertahankan.

"Karena itu sesuai visi misi hingga akhir," ucapnya.

Ipong sempat tidak tampil ke publik lantaran mulai 4 Desember 2020 kesehatannya mengalami gangguan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Saya sakit mulai tanggal 4 Desember. Bahkan fase kritis mulai tanggal 6, 7, 8 dan 9. Saya dirawat di Rumah Sakit Unair, Surabaya," terangnya.

Ipong menjelaskan, setelah mendengar hasil Pilkada 2020, semua kondisi berangsur-angsur normal. Saat itu dia diperbolehkan keluar dari ICU dan dirawat di kamar perawatan.

"Tanggal 13 Desember 2020 lalu saya pulang ke Ponorogo. Setelah itu saya tetap melaksanakan isolasi mandiri selama 16 hari," tambahnya.

Ipong pun meminta maaf dan mengucapkan terima kasih kepada para SKPD.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Saya meminta maaf dan terima kasih kepada semua. Saya masih tinggal di Ponorogo. Jika ingin bersilaturahmi, silahkan," tandas Ipong.

Sementara, Sri Wahyuni, istrinya berterima kasih kepada seluruh warga Ponorogo.

"Terima kasih atas doa warga Ponorogo untuk kesembuhan suami dan bapak dari anak-anak saya," ungkap Yuni.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.