Sabtu, 20 Jun 2026 17:21 WIB

Mensos Bagi Bansos di Ponorogo 'Dikawal' Pejabat Pemkot Surabaya

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 27 Des 2020 17:06 WIB
Mensos Risma saat memberikan bansos di Ponorogo
Mensos Risma saat memberikan bansos di Ponorogo

jatimnow.com - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini (Risma) mengunjungi para tuna grahita di Desa Krebet, Kecamatan Jambon dan Desa Karangpatihan, Kecamatan Balong, Kabupaten Ponorogo, Minggu (27/12/2020).

Dalam kunjungannya ini, Risma tampak didampingi beberapa pejabat Pemkot Surabaya. Di antaranya, Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya M. Fikser, Kepala Bagian Humas Febriadhitya Prajatara, Kadishub Irvan Wahyudrajad dan Kabag Umum Wiwiek Widiyanti.

Baca Juga: Surabaya Uji Coba Aplikasi Perlinsos, Pendataan Bansos 15 Menit Jadi

Di Ponorogo, Risma memberikan bantuan door to door. Dia mengaku bahwa sekalian dari pulang kampung di Surabaya menuju Jakarta, sehingga mampir di Ponorogo. Di lokasi tidak terlihat Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

"Pernah dengar ada warga yang menurut saya harus diperhatikan. Ini tidak bisa dibiarkan. Semakin lama semakin berat dan akan terus bergantung ke orang lain. Nah ini tidak bisa," ujar Risma.

Risma mengaku ke Desa Krebet dan Karangpatihan tidak hanya memberi bantuan. Namun juga membawa bibit lele. Ke depan dia akan melihat progresnya.

Mensos Risma saat memberikan bansos di PonorogoMensos Risma saat memberikan bansos di Ponorogo

"Kalo bagus bisa diberdayakan untuk yang lain. Artinya bahwa saya juga dengar hanya makan tertentu kalo ada pembagian. Itu tidak bisa," terangnya.

Risma juga menjelaskan pengalamannya di Surabaya bisa menyelesaikan hal-hal semacam ini. Tugasnya memang berat. Menurutnya, angka tuna grahita cukup tinggi di Ponorogo. Karena itu tidak bisa diam saja. Sehingga kunjungan tidak hanya memberi bantuan.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Saya kepingin bantuan ini sustainable, bisa terjaga. Saya akan komunikasi dengan pemda. Mungkin bisa kerjasama kemenkes gimana penanganan dari sisi kemenkes," tambahnya.

Disinggung kenapa Ponorogo menjadi daerah pertama yang mendapat kunjungan. Menurutnya Bumi Reog bukan prioritas.

"Ini sekali jalan ke Jakarta. Pulang usahakan mampir yang dekat. Daerah lain juga. Saya komunikasi Rektor Universitas Papua, NTT dan Cendrawasih. Tujuannya adalah ini bukan masalah kebudayaan. Yang pahami antropologi ya kajian dari universitas. Supaya saya tidak salah," paparnya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya, M. Fikser bersama wartawan salah satu media online yang bertugas di Ponorogo (Foto: WA grup Bicara Surabaya)Kepala Dinas Kominfo Kota Surabaya, M. Fikser bersama wartawan salah satu media online yang bertugas di Ponorogo (Foto: WA grup Bicara Surabaya)

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Sementara Fikser membenarkan bahwa dirinya mendampingi Risma di Ponorogo.

"Iya tapi bukan berarti sudah pindah Kemensos," jawab Fikser saat dikonfirmasi jatimnow.com.

Fikser juga bertanya apakah ada yang salah dalam keikutsertaannya mendampingi Risma ke Ponorogo tersebut.

"Apa ada yg salah?" tanya Fikser.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.