Jumat, 12 Jun 2026 10:51 WIB

Mengenal Ayup, Pemuda Ponorogo Penakluk King Kobra

Ayup bersama king kobra peliharaannya
Ayup bersama king kobra peliharaannya

jatimnow.com - Pemuda 24 tahun bernama Ayup Wellyansyah bisa disebut penakluk hewan buas. Warga Desa Singosaren, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo ini begitu akrab dengan ular kobra maupun piton yang dipeliharanya.

Di rumahnya itu, Ayup memelihara seekor king kobra sepanjang 4,3 meter dengan berat 8 kilogram serta empat ekor ular piton. Setiap hari, Ayub mencium dan memeluk ular-ular peliharaannya. Padahal hewan reptil ini dikenal mematikan bagi manusia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Sukanya sudah lama. Dari TK sih. Awalnya mainan di sawah melihat ada ular. Malah saya jadikan mainan. Yang lain, rekan seumuran saya kabur," tutur Ayup, Sabtu (26/12/2020)

Namun kecintaannya terhadap hewan-hewan mematikan itu sempat ditentang keluarga, karena khawatir akan keselamatannya. Hanya saja Ayub berhasil meyakinkan keluarganya bahwa hobinya ini bisa membawa kebaikan bagi semua orang. Karena itu orangtuanya mengizinkan.

"Saat usia saya 18 tahun akhirnya dibolehin pelihara ular. Tapi dengan catatan kandangnya harus yang aman," papar Ayup.

Dari situ Ayup memilih ular piton dan king kobra untuk dipelihara. Akan tetapi sebelum memelihara king kobra, Ayup mengaku sempat diajari oleh seniornya. Bagaimana teknik yang harus dilakukan saat king kobra mulai keluar insting buasnya.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"King kobra ini habisnya delapan ekor ular sawah untuk makan," jelasnya.

Semua ular yang dipelihara Ayup sudah diberi nama. King kobra ia beri nama Ramon. Sedangkan yang lain bernama Askara, Codet, Ucok dan Ucil.

Ayub mengaku jika king kobra biasanya suka dengan kandang yang bersih dan luas. Untuk itu dia menyiapkan kandang berukuran tiga meter persegi.

Baca Juga: Gelar Sunmori, Ketua PW IKA PMII Jatim Satukan Kader 11 Daerah di Telaga Ngebel

"Sama daun bambu itu yang banyak, kalau kotor juga langsung dibersihkan. Soalnya gampang kena pilek," tambahnya.

Jika king kobra pilek, ada cara sendiri. Biasanya tidak dimandikan terlebih dahulu. Padahal semestinya jadwal mandinya satu minggu dua kali. Ayup mengaku juga sering terkena taring king kobra peliharaannya. Namun dia punya trik khusus supaya terhindar dari bisa beracun.

"Ada cara sendiri kalau saya. Tapi saya tidak bisa memberitahu," pungkas Ayup.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.