Kamis, 18 Jun 2026 08:38 WIB

Pelanggar Prokes di Probolinggo Disanksi Bersihkan Kuburan Tiga Hari

Para pelanggar prokes di Probolinggo diberi sanksi membersihkan kuburan
Para pelanggar prokes di Probolinggo diberi sanksi membersihkan kuburan

jatimnow.com - Puluhan warga di Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo dihukum membersihkan kuburan Desa Muneng, kecamatan setempat sebagai sanksi sosial karena terciduk tidak memakai masker, Selasa (15/12/2020).

Koordinator Penanganan Hukum Satgas Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto mengatakan, pemberian sanksi kepada warga yang melanggar protokol kesehatan (prokes) itu diterapkan untuk memberikan efek jera.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Setelah dievaluasi, nampaknya sanksi denda kurang efektif dalam memberikan efek jera kepada masyarakat yang melanggar prokes," jelas Ugas.

Sehingga petugas gabungan langsung memberlakukan sanksi sosial dengan cara membersihkan kuburan atau makam umum.

"Jumlah pelanggar yang terjaring dalam razia kali ini sebanyak 98 orang. Mereka kami beri sanksi membersihkan kuburan selama tiga hari," tegasnya.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Ugas menambahkan, setiap pelanggar juga mendapat sanksi tambahan selama menjalani masa hukuman membersihkan kuburan.

"Dokumen pribadi berupa KTP atau SIM-nya kami lakukan penahanan sebagai jaminan mereka. Setelah tiga hari melakukan pembersihan makam, baru jaminannya akan dikembalikan kepada pemiliknya," papar dia.

Sementara untuk menekan lonjakan pasien yang terkonfirmasi Covid-19 jelang Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 (Nataru), satgas akan mengencangkan kegiatan operasi yustisi di beberapa tempat termasuk di sejumlah jalur wisata dan tempat keramaian.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

"Agar penyebaran Covid-19 tidak terus meluas di wilayah Kabupaten Probolinggo," tambahnya.

Data pasien yang terkonfirmasi Covid-19 Kabupaten Probolinggo hingga hari ini mencapai 1.851 orang. Dari jumlah itu terdapat 198 orang masih dirawat, 1.553 orang dinyatakan sembuh dan 100 orang meninggal dunia.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.