Rabu, 17 Jun 2026 04:14 WIB

Dijambret di MERR, Mahasiswi asal Surabaya ini Patah Tulang Rahang

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Jumat, 11 Des 2020 14:25 WIB
Ilustrasi/ jatimnow.com
Ilustrasi/ jatimnow.com

jatimnow.com - Seorang mahasiswi menjadi korban jambret di Jalan Ir Soekarno (MERR) Surabaya. Korban mengalami patah tulang rahang setelah tersungkur dari motor.

Selain patah tulang, korban juga harus kehilangan barangnya. Diantaranya handphone, STNK dan barang berharga lainnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Saat ini, korban tengah mendapat perawatan di Rumah Sakit Haji Sukolilo, Surabaya. Keluarga korban sudah melapor ke polisi.

Informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi Rabu (9/12) sekitar pukul 21.30 Wib. Korban diketahui bernama Fani Diah Kusmarani (20), warga Kalilom Lor Surabaya.

Kuswanto, ayah korban membenarkan jika anaknya itu menjadi korban penjambretan. Namun, ia belum mengetahui kronologi pasti kejadian tersebut.

"Iya, informasi dari teman-temannya begitu. Dijambet," katanya, Jumat (11/12/2020).

Ia mengatakan saat ini putrinya tersebut masih menjalani perawatan di RS Haji Sukolilo. Rencananya, dalam waktu dekat akan dilakukan operasi.

"Rahangnya katanya patah atau retak. Tulang rahang yang sebelah kanan,” jelasnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Dari informasi yang didapat Kuswanto, saat itu putrinya perjalanan pulang bersama temannya mengendarai motor setelah menjadi relawan perhitungan hasil suara Pilkada Surabaya.

Ketika sampai di Jalan Merr, ia dan temannya dipepet dua orang tak dikenal yang juga mengendarai motor kemudian langsung menarik tas korban. Saking kerasnya, korban tersungkur ke aspal.

"Tas anak saya ditarik kemudian terjatuh. Terus dibantu temannya dibawa ke rumah sakit. Boncengan sama temannya. Anak saya yang nyetir, karena temennya nggak bisa naik motor. Teman anak saya juga luka-luka, cuma yang lebih parah anak saya,” terang Kuswanto.

Ia menyebut ada beberapa barang milik anaknya yang hilang setelah dijambret. Di antaranya STNK, kartu mahasiswa dan juga handphone.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kalau untuk uang saya ndak ngerti, berapa yang hilang. Terpenting anak saya selamat. Minta doanya saja, mudah-mudahan anak saya segera diberi kesembuhan," tandasnya.

Terpisah, Kanitreskrim Polsek Rungkut, Iptu Djoko Soesanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan tengah melakukan penyelidikan.

"Masih lidik. Kami juga masih berusaha mencari keterangan dari saksi-saksi yang mungkin melihat kejadian tersebut," katanya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.