Rabu, 17 Jun 2026 04:18 WIB

Mensos Juliari Korupsi Bansos Covid-19, SCWI Sebut Risma Patut Waspada

Mensos Juliari P. Batubara bersama Wali Kota Risma meninjau penyaluran bansos BST tahap 7 di Kantor Pos Indonesia Pusat Surabaya, Rabu (7/10/2020) (Foto: Dok. Kemensos via Republika)
Mensos Juliari P. Batubara bersama Wali Kota Risma meninjau penyaluran bansos BST tahap 7 di Kantor Pos Indonesia Pusat Surabaya, Rabu (7/10/2020) (Foto: Dok. Kemensos via Republika)

jatimnow.com - Koordinator Surabaya Coruption Watch Indonesia (SCWI), Hari Cipto Wiyono menegaskan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini patut waspada menyusul terjeratnya Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara dalam kasus korupsi bantuan sosial (bansos) Covid-19.

Cipto menyebut bahwa Wali Kota Risma pernah menerima bansos yang diserahkan langsung secara simbolis oleh Juliari pada 7 Oktober 2020.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Juliari dan Risma bahkan saat itu melaunching 115.400 bansos berupa beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) itu di dua tempat sekaligus, yaitu di Kantor Pos Kebon Rojo dan Kecamatan Gayungan.

"Bukti-bukti yang dimiliki KPK bisa saja dikembangkan, termasuk ke Surabaya. Karena Surabaya pernah menerima bansos dari Pak Juliari Batubara," jelas Cipto, Minggu (6/12/2020).

Cipto menambahkan, bila memang sumbangan yang diterima Surabaya ada unsur merugikan negara, maka Wali Kota Risma siap-siap menghadapi kasus hukum. Sebab masuk dalam unsur medepeleker atau korupsi berjamaah.

Baca juga:  

"Kalau masyarakat sebagai penerima PKH ngak bisa ditersangkakan. Tapi kalau institusi seperti pemkot dan Risma sebagai wali kota, bisa masuk dalam medepeleker bahasa belandanya atau turut ikut serta," jelasnya.

Menurut Cipto, bansos KPM PKH yang diterima Pemkot Surabaya rawan disalahgunakan. Sebab launching dan pembagiannya bersamaan dengan Pilwali Surabaya 2020. Di mana Risma terang-terangan mendukung paslon Eri-Armudji.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Cipto mengulas kembali tentang bansos pemkot yang diterima dari mensos. Di mana penerima PKH juga tercatat sebagai penerima bantuan nontunai yang pendampingnya ada di setiap kecamatan. Penerima bantuan itu mendapat bantuan sembako dengan cara mendapat kartu ATM untuk membeli sembako di e-warung.

"Setiap kelurahan ada pendamping PKH. Ini yang mungkin sedang direbut PDIP dengan menempatkan kadernya sebagai pendamping setelah mensos berasal dari PDIP," ujarnya.

Cipto melanjutkan, pendamping PKH ini yang bisa dipakai untuk mengarahkan penerima bantuan untuk memilih Eri-Armudji. Wali Kota Surabaya jangan sampai mempolitisasi PKH untuk kepentingan pemenangan Eri-Armuji dalam Pilwali Surabaya.

Cipto pun mengimbau kepada masyarakat agar cerdas memilih pemimpin dalam Pilwali Surabaya 2020 berdasarkan hati nurani. Bantuan pemkot jangan sampai mengubah pilihan, pilihlah pemimpin yang memiliki kemampuan manajerial.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Bagi masyarakat penerima bantuan pemkot, jangan sampai terpengaruh dalam pilihan wali kota. Pilihlan pemimpin sesuai hati nurani. Bantuan pemkot disahlagunakan jadi penilaian masyarakat, calon wali kota seperti ini nggak baik dari segi moral dan akhlak," ucapnya.

Menurutnya, setiap kelurahan ada 150 kepala keluarga (KK) hingga 250 KK penerima PKH. Artinya setiap pendamping PKH di setiap kelurahan bisa bertemu rata-rata 500 pemilih.

"Tinggal dikalikan dengan 154 kelurahan di Surabaya, sudah berapa itu," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.