Kontributor: Niam Kurniawan
Loading
jatimnow.com - Calon Bupati Sidoarjo, Bambang Haryo Soekartono (BHS) mengunjungi pabrik furniture PT Romi Violeta yang berada di Jalan Kesatrian Sidokerto, Kecamatan Buduran, Jumat (4/12/2020).
Dalam kesempatan itu, BHS akan mengusahakan agar produk baik dari UMKM dan pabrik dari Sidoarjo bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI).
Baca Juga: Tinjau Lumpur Lapindo, DPR RI BHS: Early Warning System Harus Dipasang
Ia menyebut, kualitas dari produk-produk tersebut sudah sangat baik untuk pangsa pasar di Indonesia.
"Jadi seharusnya SNI yang masuk ke sini, tanpa kita yang minta. Kita tahu produk dari kita yang sudah ke mancanegara tapi label dari kita (SNI) malah belum diberi," kata BHS.
Menurutnya, peningkatan ekonomi masyarakat harus dimulai dari pengakuan negara sendiri. Selain pertumbuhannya yang akan lebih cepat, masyarakat yang memiliki produk akan semakin percaya diri.
"Ini adalah sebuah tantangan. Jadi kita akan mendesak bahwa SNI harus ke sini, jadi jangan sampai kalah cepat dengan standarisasi Amerika," harapnya.
Baca Juga: Seminggu di Kota Probolinggo 2026 Prioritaskan UMKM dan PKL Lokal
Dalam kunjungan itu, tercatat ada 600 pekerja asal Sidoarjo yang bekerja di pabrik furniture itu. Para karyawan yang mengetahui kedatangan BHS antusias untuk menyapanya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Romi Violeta, Johnson mengaku terkesan dengan gebrakan BHS. Menurutnya, selain menjadi terobosan baru, gagasan calon orang nomor satu di Sidoarjo ini akan membangkitkan perekonomian.
"Menurut saya sangat bagus sekali ini inovasi dari Pak Bambang tentang padat karya. Karena masyarakat Sidoarjo ini pro aktif ya orangnya," katanya.
Baca Juga: Meriahnya PetroNite Fest 2026, Harmoni Seni, Hiburan dan Ekonomi Kerakyatan

Kontributor: Niam Kurniawan
URL : https://jatimnow.id/baca-31967-bhs-minta-produk-umkm-sidoarjo-bersertifikasi-sni
Hingga hari ini, kapasitas pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Indonesia baru sedikit melampaui 1 gigawatt (GW).
Penyidikan juga mengungkap pembunuhan pria oleh anak angkatnya itu diduga telah dirancang beberapa hari sebelumnya.
Polisi masih melakukan pendalaman terkait kasus ini, oknum anggota Polres Blitar Kota sudah dilakukan penahanan.
MPLS Ramah merupakan pondasi awal bagi peserta didik dalam membangun karakter, semangat belajar, dan kesiapan menghadapi proses pendidikan.
Panen raya dipusatkan di lahan tebu kawasan Pangkalan Udara (Lanud) Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis.
Sasar pedagang yang hendak pergi ke pasar, salah satu korban meninggal dunia usai dijambret tersangka.