Selasa, 16 Jun 2026 01:38 WIB

Bubuhkan Tanda Tangan Tolak Terorisme, Pengendara "Dihadiahi" Takjil

Warga ramai-ramai bubuhkan tanda tangan tolak terorisme dan radikalisme/Arry
Warga ramai-ramai bubuhkan tanda tangan tolak terorisme dan radikalisme/Arry

jatimnow.com  - Ikatan Alumni (IKA) SMAN 4 Surabaya melakukan deklarasi anti terorisme dan radikalisasi. Deklarasi itu dikemas dalam bentuk tanda tangan dan bagi-bagi takjil di depan SMAN 4 Surabaya, Senin (28/5/2018).

Dua spanduk warna putih, berukuran 10 meter langsung digeber para alumni SMAN 4 Surabaya. Para alumni secara bergantian membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk penolakan terorisme dan radikalisme.

Baca Juga: Mendikdasmen Pantau TKA Hari Kedua di Surabaya

Warga dan pengguna jalan yang melintas pun, ikut serta memberikan tanda tangan dengan spidol. Setelah tanda tangan, mereka menerima bingkisan takjil dari IKA SMAN 4 Surabaya. 

“Selagi ramadan, kami para alumni (IKA SMAN 4 Surabaya) melakukan kegiatan sosial. Sudah dua kali ini dilakukan, tapi kali ini kami melakukan deklarasi anti terorisme dan radikalisme,” ujar Lukitasari, Ketua IKA SMAN 4 Surabaya.

Deklarasi dan penggalangan tanda tangan dilakukan sebagai reaksi adanya peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya dua pekan lalu.

“Kami menolak terorisme dan radikalisme. Surabaya itu damai, jangan bikin rusuh,” tegas Lukitasari.

Selain deklarasi, IKA SMAN 4 Surabaya juga membagikan bingkisan takjil sebanyak 1.200 bungkus. Bungkusan takjil tersebut ludes dalam waktu sebelum pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Cuaca Jatim Hari Ini, Hujan Petir Mengancam 12 Daerah

Sumardi, salah satu warga mengaku senang bisa menerima takjil dari IKA SMAN 4 Surabaya. Dirinya juga ikut memberikan tanda tangan menolak terorisme dan radikalisme di Surabaya.

“Tadi ikut tanda tangan, setelah itu menerima bingkisan takjil. Ini mau pulang, Alhamdulillah di jalan dapat takjil,” aku Sumardi.

Warga Tambaksari ini menuturkan, terorisme dan radikalisme harus dilawan. Paham tersebut tidak cocok berkembang di Surabaya atau Indonesia

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Pastikan Surabaya Aman dan Kondusif

 

Reporter: Arry Saputra

Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.