Minggu, 21 Jun 2026 14:00 WIB

Ricuh 2 Kelompok Aksi Tolak Habib Rizieq di Surabaya Berakhir Damai

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Rabu, 25 Nov 2020 18:38 WIB
Mediasi dua kelompok
Mediasi dua kelompok

jatimnow.com - Massa dari Aliansi Cinta NKRI dan Front Pembela Islam (FPI) yang terlibat bentrok dalam aksi penolakan terhadap rencana kedatangan Habib Rizieq Syihab di Surabaya akhirnya damai.

Damainya dua kelompok ini setelah pihak kepolisian mempertemukan atau memediasi keduanya hingga muncul kesepakatan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga: Aksi Tolak Habib Rizieq di Surabaya Berakhir Ricuh

"Sudah kami pertemukan kedua belah pihak dan ternyata itu hanya miskomunikasi saja. Kedua belah pihak memahami untuk tidak mempermasalahkan hal ini," jelas Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya, AKBP Wimboko.

Kedua belah pihak, katanya, sudah sepakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban Kota Surabaya.

Sementara terkait pemukulan, Wimboko memastikan kedua belah pihak sudah sepakat berdamai dan tak ada pelaporan.

"Tidak ada laporan polisi dari kedua belah pihak. Keduanya saling sepakat untuk melakukan islah dengan sama-sama menjaga Kota Surabaya aman dan tertib," paparnya.

HM Malik, perwakilan dari Aliansi Cinta NKRI yang hadir di Polrestabes Surabaya mengungkapkan bahwa perselisihan tersebut sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia juga mengakui apabila permasalahan yang terjadi akibat miss komunikasi.

"Jadi ternyata kalau tidak kenal maka tak sayang. Dan memang terjadi miss komunkasi saja. Sudah clear tidak ada permasalahan dengan kawan-kawan FPI, kawan yang lain," ungkapnya.

Sementara Ketua FPI Surabaya, Abdul Wahid juga menyampaikan bahwa kerusuhan yang terjadi saat aksi penolakan Habib Rizieq Syihab itu sudah selesai. Ia bersepakat tak ada perselisihan antara pihaknya dengan pihak lainnya.

"Alhamdulillah sudah selesai, clear semua. Saya harap tak ada lagi spanduk dan banner berbau provokatif sehingga memancing pihak lain," katanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Aksi demo menolak kedatangan pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Syihab ke Jawa Timur yang digelar di depan Gedung Negara Grahadi Surabaya berakhir ricuh, Selasa (24/11/2020).

Demo itu digelar oleh Aliansi Cinta NKRI. Kericuhan itu muncul menyusul datangnya sejumlah kelompok lain yang tiba-tiba menyopoti spanduk yang dipasang di sekitar Taman Apsari. Satu di antara kelompok itu ada yang berteriak hingga memicu kerumunan.

Selanjutnya, di tengah-tengah kerumunan, salah satu orang dari massa aksi tiba-tiba jatuh dan hampir dikeroyok. Bahkan, ia sampai dinjak-injak dan ditendangi di bawah aspal jalanan.

Saat itu ia diteriaki karena telah memukul seseorang dari kelompok yang diduga melakukan pencopotan spanduk.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.