Kamis, 18 Jun 2026 18:22 WIB

Titik Parkir di Kota Batu Bakal Dipetakan, Para Jukir Diberi Pembinaan

Kadishub Kota Batu, Imam Suryono
Kadishub Kota Batu, Imam Suryono

jatimnow.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu bakal memetakan titik parkir serta memberikan pembinaan kepada para juru parkir (Jukir) untuk mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi parkir tepi jalan.

Meski saat ini dari target Rp 1,5 miliar masih mencapai Rp 390 juta akibat Pandemi Covid-19, Kepala Dishub Kota Batu, Imam Suryono optimis, regulasi dan terobosan baru itu akan bisa mencapai target PAD Tahun 2021 sebesar Rp 8,5 miliar.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Tahap awal kita akan memetakan dan mengidentifikasi titik potensi parkir di tepi jalan. Sesuai data dishub ada 50 titik. Saya kira tidak hanya itu saja, makanya akan dikembangkan," jelas Imam, Selasa (24/11/2020).

Untuk jukir, sesuai peraturan daerah (perda) yang telah ditetapkan ada pembagian hasil pengelolaan 60 persen untuk jukir dan 40 persen untuk pemerintah. Dan dalam menjalankan tugas, jukir wajib mengantongi SK dari dishub. Sekarang ada 282 jukir yang tercatat.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Sebelum menerima SK, jukir harus mendapatkan pelatihan dan sosialisasi. Kemudian ketika bertugas setiap jukir wajib memakai seragam resmi, memakai id-card dilengkapi chip dan absen melalui aplikasi yang terkoneksi langsung dengan handphone masing-masing jukir yang sudah terdaftar di aplikasi," paparnya.

Untuk mencegah kecurangan di lapangan, pihaknya juga membentuk forum atau tim gabungan operasi parkir terdiri dari Satpol PP, TNI, Kepolisian dan Dishub yang beroperasi secara berkala. Paling penting juga membuat posko pengaduan.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Tugasnya menindak jukir nakal yang menarik parkir tanpa karcis dan biaya di atas ketentuan. Nanti setiap titik juga akan diberi papan plank untuk memininalisir kecurangan dan posko pengaduan," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.