Senin, 15 Jun 2026 18:27 WIB

Dalam Lima Bulan, Sampah Medis di Kota Batu Capai 18,4 Ton

Aktivitas di TPA Tlekung, Kota Batu
Aktivitas di TPA Tlekung, Kota Batu

jatimnow.com - Peningkatan sampah medis di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung, Desa Tlekung, Kecamatan Junrejo, Kota Batu mencapai 18,4 ton saat masa Pandemi Covid-19 selama 8 bulan ini.

Kasi Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu, Bambang Harnowo menjelaskan, jumlah itu terhitung sejak bulan April-September 2020. Sampah yang mendominasi paling banyak yaitu masker dan beberapa face shield.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Menurutnya, perhitungan itu merupakan jumlah yang diperoleh setiap triwulan sekali. Dalam penanganannya ada 12 armada yang khusus membawa sampah medis baik dari rumah sakit (RS) serta desa dan kelurahan setempat.

"Secara rinci tiap hari ada 100 kilogram. Nah tiga hari sekali sampah itu dikirim ke Mojokerto untuk dimusnahkan," jelas Bambang, Senin (23/11/2020).

Menanggapi itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batu, Yuni Astuti menerangkan bila sampah medis di Kota Batu meningkat karena adanya peningkatan pemakaian demi mencegah sebaran Covid-19.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Dalam pembuangan pun juga digolongkan menjadi beberapa item, yaitu item safety box berisi sampah medis tajam contohnya bekas jarum suntik hingga infus. Lalu item kuning berisi tabung bekas infus, sarung tangan lateks serta masker.

"Kemudian item hitam untuk sampah biasa seperti bungkus makanan, plastik dan sampah yang tidak berkaitan dengan cairan tubuh pasien serta lingkungannya," jelas Yuni.

Terpisah, salah satu petugas sampah medis, Hermanto membenarkan dalam kurun waktu 8 bulan terakhir ketika memilah sampah ia mengaku selalu membawa penuh sampah medis dari tiap desa.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Selain sampah rumah tangga, sampah medis juga banyak sekali. Tiap ambil sampah selalu membawa penuh di setiap boks. Baru saya pilah dengan bungkus kantong tersendiri baru di kirim ke TPA. Petugas juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar merusak sampah medis terlebih dahulu baru dibuang, tujuannya agar tidak dipakai kembali," tambahnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.