Selasa, 16 Jun 2026 08:50 WIB

7 Ekor Lutung Jawa Bakal Dilepasliarkan di Hutan Coban Talun

jatimnow.com - Setelah menjalani rehabilitasi di Javan Langur Center - The Aspinal Foundation Indonesia Program (JLC-TAFIP), tujuh ekor lutung Jawa bakal dilepasliarkan.

Terdiri dari enam betina dan satu jantan, ketujuh ekor lutung itu dilepasliarkan di hutan Coban Talun, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu pada Kamis (26/11/2020) nanti.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Manager JLC-TAFIP, Iwan Kurniawan menjelaskan hewan primata tersebut sudah menjalani rehabilitasi sekitar 8 bulan hingga 1,5 tahun. Ada perbedaan masa rehabilitasi tergantung kondisi setiap hewan tersebut.

"Pelepasliaran dilakukan bila lutung sudah memiliki koloni dan sudah dinyatakan mampu bertahan di habitat alaminya agar mereka siap hidup mandiri di hutan," jelas Iwan, Sabtu (21/11/2020).

Antara lain dari segi kesehatan selama lebih kurang tiga bulan. Lalu pendeteksian penyakit-penyakit berbahaya.

Kondisi kesehatan didasarkan pada hasil laboratorium yang dilakukan dokter hewan. Baru nanti berlanjut ke tahap sosialisasi bersama koloninya.

"Nanti ketika bersama koloninya di dalam kandang dipantau pula proses sosialisasinya. Naluri alamiah mereka dibangun sebelum dilepasliarkan secara berkelompok. Pengenalan pakan alami dan psikomotoriknya diperhatikan," paparnya.

Pemeriksaan kesehatan kembali dilakukan kepada hewan sebelum dilepasliarkan. Lutung Jawa harus dipastikan dalam kondisi kesehatan yang baik.

"Jadi tidak langsung dilepas begitu saja. Namun ada proses adaptasi selama semingguan. Baru kami akan buka pintu kandangnya," ujar dia.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

Di Malang Raya sendiri ada beberapa tempat yang ideal untuk pelepasan seperti kawasan hutan lindung Gondang Merak Balekambang, Kabupaten Malang.

Habitat berikutnya yang masih disiapkan saat ini yakni kawasan hutan lindung Coban Talun dan Tahura Raden Suryo di Gunung Biru yang masuk wilayah Kota Batu dan Kabupaten Mojokerto

Sesuai data sejak tahun 2011 JLC-TAFIP sudah melakukan pelepasan lutung berjumlah 124 ekor. Saat ini terdapat 24 Lutung Jawa yang sedang menjalani proses rehabilitasi.

Lutung Jawa itu didapatkan melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam dari hasil sitaan dan penyerahan masyarakat.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Tidak hanya dilepasliarkan ke habitatnya, Lutung Jawa tetap mendapatkan pengawasan secara berkala. Tim nanti memantau sejauh mana lutung tadi mampu bertahan hidup. Selain itu dilihat juga apakah lutung yang telah dilepas dapat berkembang biak atau tidak," bebernya.

Kendalanya pihaknya belum memiliki alat untuk mendeteksi hewan primata. Berbeda dengan gajah, badak, dan harimau mereka memiliki alat pendeteksi bernama radio caller dan GPS caller. Terbatasnya piranti, membuat monitoring dilakukan secara konvensional.

"Keterbatasan alat menjadi kendala pemantauan. Langkah yang kita ambil yaitu memberikan tanda pada setiap ekor lutung yang kita lepas. Sebab bagian tubuh yang sangat gampang terlihat lutung ya ekornya itu," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.