Senin, 15 Jun 2026 04:25 WIB

Disnaker Usulkan Upah Minimum Kabupaten Ponorogo Tetap Tahun 2021

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Bedianto
Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Bedianto

jatimnow.com - Upah Minimum Kabupaten (UMK) Ponorogo Tahun 2021 diusulkan tetap. Itu berdasarkan hasil sidang dewan pengupahan Kabupaten Ponorogo yang memutuskan UMK tahun 2021 sama dengan tahun 2020 yaitu sebesar Rp 1.913.321.

"Tetap. Tidak ada kenaikan dibanding 2020," ujar Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker), Bedianto, Sabtu (21/11/2020).

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ia menyebut usulan itu telah diajukan ke Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim dan menunggu keputusan per tanggal 1 Desember 2020 nanti.

Dia mengaku keputusan itu sesuai dengan himbauan Kementerian Tenaga Kerja (Kemnaker) agar tidak mengubah UMK dalam artian tidak mengurangi.

Selain itu, UMK Ponorogo sudah diatas Kebutuhan Hidup Layak (KHL) dan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Timur tahun 2021. Gubernur Jawa Timur telah menetapkan menjadi Rp 1.868.777.

"Keputusan untuk tidak menaikkan UMK tersebut telah disepakati baik oleh serikat pekerja maupun pengusaha yang tergabung di dalam dewan pengupahan Kabupaten Ponorogo," ujar dia.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Pengusaha sendiri, lanjut Ibed juga tidak keberatan dengan UMK tersebut. Walaupun memang banyak pengusaha di berbagai sektor yang omzetnya menurun.

"Selama Tahun 2020 ini tidak ada komplain (dari pengusaha), berarti lancar," lanjutnya.

Sekjen Kemnaker, Anwar Sanusi menjelaskan pihaknya memberikan arahan kepada seluruh gubernur terkait penetapan upah di masa Pandemi Covid-19.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

Arahan tersebut dirumuskan dalam Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

"Substansinya upah minimum 2021 tidak turun," kata Anwar, Jumat (20/11/2020) saat di Ponorogo.

"Kalau UMK mau dinaikkan ya tidak apa-apa, yang penting tidak turun," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.