Minggu, 14 Jun 2026 06:46 WIB

7 Gerbong KA Tanpa Lokomotif Meluncur Sendiri di Malang, Kereta Hantu?

Rangkaian gerbong kereta api (KA) tanpa lokomotif yang meluncur sendiri di Kota Malang
Rangkaian gerbong kereta api (KA) tanpa lokomotif yang meluncur sendiri di Kota Malang

jatimnow.com - Penyebab meluncurnya 7 gerbong kereta api (KA) tanpa lokomotif di Stasiun Kota Baru, Kota Malang masih terus dianalisa. Evakuasi dilakukan dengan mesin crane dari Solo yang didatangkap PT KAI Daop 8.

Rangkaian gerbong KA itu meluncur sendiri hingga berjarak sekitar 2,3 kilometer ke arah Stasiun Kota Lama, sekitar pukul 15.52 Wib, Rabu (18/11/2020).

Baca Juga: Muhammadiyah Bangun Pabrik Infus di Malang, Nilai Investasi Capai Rp800 Miliar

Masyarakat setempat menyebut peristiwa itu dengan nama 'kereta hantu'. Sebab peristiwa serupa sudah terjadi ketiga kali ini.

Yusron Nasir, warga setempat menyebut, pada sekitar pukul 19.00 Wib, Tahun 2000, gerbong tiba-tiba meluncur. Meski tidak menimbulkan korban, beberapa rumah warga di Jalan Simpang Peltu Sujono, Kelurahan Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang rusak.

Selang satu tahun kemudian atau Tahun 2011, peristiwa yang sama terjadi kembali. Empat gerbong KA Gajayana melaju kencang dari Stasiun Malang Kota Baru ke arah Stasiun Malang Kota Lama dengan kecepatan 40 kilometer per jam.

Baca juga:  Menyeramkan, 7 Gerbong KA Tanpa Lokomotif Meluncur Sendiri di Malang

Dalam peristiwa itu, rangkaian gerbong terhenti setelah menabrak tiga rumah di lokasi yang sama. Bahkan saat itu ada korban jiwa yaitu Muhammad Nur Rosyid, bocah berumur 2 tahun 6 bulan.

"Sudah kali ketiga ini terjadi. Masyarakat biasa menyebut kereta hantu," jelas Yusron, Kamis (19/11/2020).

Baca Juga: Pendaki Ilegal Gunung Semeru Berhasil Dievakuasi, Pengelola Jatuhi Sanksi

Dari cerita yang berkembang di wilayah sekitar, stasiun peninggalan Belanda itu tak hanya menyimpan banyak sejarah bangunan dan perjuangan pejuang waktu itu. Namun banyak beredar cerita mistis.

Cerita masyarakat berawal setelah adanya kecelakaan pada Tahun 1981. Kereta api menabrak bus penuh penumpang di perlintasan kereta api (sekarang fly over Kota Lama) hingga puluhan penumpang tewas. Tragisnya, mayat korban ditempatkan di stasiun itu.

"Kata warga ada yang pernah melihat penampakan hantu berwujud wanita tua, noni Belanda dan suara-suara rintihan kesakitan serta tangisan. Masyarakat banyak yang mengaitkan kemunculannya usai ada kejadian tersebut," tambah Yusron.

Di sisi lain, perwakilan Komunitas Railfans, Endiarto Wijaya mengatakan, kejadian tersebut tidak mengandung unsur mistis. Sebab ada selisih elevasi.

Baca Juga: Lewati Jalur Ilegal, Pendaki Gunung Semeru Dilaporkan Jatuh ke Jurang

"Stasiun Malang memiliki elevasi atau ketinggian +444, sedangkan Stasiun Kota Lama ketinggiannya +428 mdpl. Elevasi itu yang menyebabkan gerbong meluncur, sehingga menurut kami sangat wajar," ujar perwakilan pecinta dan peneliti kereta api ini.

Totok-panggilan akrabnya menambahkan, selisih itu jika dihitung sekitar 16 meter. Sehingga bila terlepas bisa meluncur mengikuti gravitasi. Dia mencontohkan Stasiun Lawang memiliki ketinggian +491 mdpl memiliki elevasi lebih tinggi mencapai 63 meter.

Menurutunya, bila ada rangkaian gerbong terlepas dari sana, bisa saja meluncur mengarah ke selatan atau Stasiun Kota Lama yang elevasinya paling rendah.

"Makanya saat pembangunan jalur kereta api di Malang, untuk Stasiun Malang dan Stasiun Kota Lama disiapkan Sepur Baduk atau Sepur Tangkap, yang digunakan untuk menghentikan rangkaian kereta api yang meluncur dari utara ke selatan," tandas Totok.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

Jasad korban berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada radius sekitar 50 meter dari titik awal ia dilaporkan tenggelam di kawasan Desa Mantingan, Kecamatan Mantingan.

Penyegaran Organisasi, Kasat dan Kapolsek Probolinggo Dimutasi

Kapolres mengajak seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus menjaga profesionalisme dan menjunjung tinggi nilai-nilai Presisi.

Melawan Saat Ditangkap, Dua Pembobol Toko Bangunan Tulungagung Didor

Pelaku diketahui merupakan komplotan pembobolan toko lintas kota dan provinsi.

Cuaca Akhir Pekan Jatim: 4 Daerah Diminta Waspada Hujan Lebat

Peta peringatan dini ini merepresentasikan nilai akumulasi curah hujan harian paling tinggi dalam skala satu kabupaten atau kota.

Gol Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan Saat Melawan Bosnia-Herzegovina

Tuan rumah Kanada harus puas bermain imbang 1-1 di laga pembukan grup B Piala Dunia 2026.

Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Waspadai potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan di beberapa wilayah.