Senin, 15 Jun 2026 11:32 WIB

Jaran Kepang dan Bantengan dari Kota Batu Terima Sertifikat WBTB

Gubernur Khofifah berikan sertifikat WBTB kepada Kadisparta Kota Batu, Arief As Siddiq
Gubernur Khofifah berikan sertifikat WBTB kepada Kadisparta Kota Batu, Arief As Siddiq

jatimnow.com - Kesenian Jaran Kepang dan Bantengan dari Kota Batu mendapatkan sertifikat Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Kepala Dinas Pariwisata (Disparta) Kota Batu, Arief As Siddiq menerima sertifikat tersebut dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Paranwansa saat Aktivasi Seni Budaya Daerah (ASBD) 2020 di Pantai Villaa Solong, Kabupaten Banyuwangi, Sabtu (14/11/2020) malam.

Baca Juga: Bukan Pengosongan, Ketika Para Tokoh Berpikir Tentang Ibu Kota Provinsi Jatim

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jawa Timur, Sinarto menjelaskan Kemendikbud memberikan 20 sertifikat pada kota/kabupaten yang telah diakui oleh pemerintah pusat sebagai WBTB.

Sertifikat merupakan sebuah pengakuan pemerintah terhadap produk budaya tradisi di daerah agar tetap lestari.

"Dengan diakuinya tradisi oleh pemerintah bertujuan supaya nilai budaya yang telah terbentuk tetap lestari. Dengan dukungan pemerintah langkah untuk memajukan budaya itu bakal jauh lebih mudah dan terarah," kata Sinarto dalam sambutan.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Siddiq mengaku sangat bersyukur atas sertifikat yang sudah diberikan. Sebab Jaran Kepang dan kesenian Bantengan merupakan WBTB yang telah dilestarikan masyarakat dan berkembang pesat di Kota Batu.

Baca Juga: Gandeng FH Ubaya, BPN Jatim Percepat Digitalisasi Pertanahan Jatim

"Diketahui dua kesenian tersebut menjadi identitas budaya dan tumbuh berkembang di Kota Batu sejak pra kemerdekaan. Kesenian Bantengan misalnya mampu membentuk komunitas yang tergabung dalam Bantengan Nuswantoro dan memiliki anggota ribuan orang," paparnya.

Untuk mendukung itu, setiap tahun Pemkot Batu selalu memberikan memasukkan dalam agenda kesenian tahunan yang mampu menarik wisatawan, baik domestik dan mancanegara untuk hadir dan berpartisipasi.

"Sedangkan untuk Jaran Kepang juga begitu. Setiap desa/kelurahan di Kota Batu pasti memiliki kesenian Jaran Kepang. Dalam hajatan desa atau acaranya tertentu kesenian tradisional itu pasti tampil meramaikan atau jadi pembuka acara," papar mantan Kadis LH ini.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

Ia berharap masyarakat bisa terus mempertahankan kesenian yang ada di tiap desa/kelurahan. Misalnya kesenian yang telah ada dan eksis sampai saat ini di Kota Batu seperti Glendo Barong dan Sanduk.

"Semoga kedepan lebih banyak tradisi yang ditetapkan. Apresiasi ini harus menjadi semangat bagi dinas atau Pemkot Batu untuk memfasilitasi dan mendampingi. Begitu juga masyarakat harus lebih giat menjaga dan melestarikan tradisi leluhur sebagai jati diri kita bersama," tukasnya.

 

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.