Jumat, 12 Jun 2026 02:11 WIB

Pilihan Pembaca: Armudji dan Isu Makelar Izin hingga Mayat Bayi

  • Penulis :
  • | Minggu, 15 Nov 2020 09:17 WIB
Armudji saat jumpa pers mundur dari bacawawali Surabaya (Foto: Dok. jatimnow.com)
Armudji saat jumpa pers mundur dari bacawawali Surabaya (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Berita Armudji nyaris duel dengan anak buah Risma dan isu makelar izin menjadi pilihan pembaca pertama pada Sabtu (14/11/2020).

Selanjutnya kakak Whisnu Sakti sebut tidak ada kontribusi Risma bagi PDIP dan mayat bayi laki-laki ditemukan tenggelam di sungai.

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Tahu Armudji? Nyaris Duel dengan Anak Buah Risma dan Isu Makelar Izin

Siapa tidak mengetahui Armudji. Kader PDIP lawas Surabaya yang kini berpasangan dengan Eri Cahyadi dalam perebutan wali kota dan wakil wali kota.

Catatan jatimnow.com hingga Sabtu (14/11/2020), terdapat dua kejadian yang menjadi perhatian masyarakat Kota Pahlawan.

Yang pertama, Armudji yang saat itu Ketua DPRD Surabaya gegeran dengan Kasatpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto (saat itu) disela-sela rapat dengar pendapat di Komisi A DPRD Surabaya pada Selasa (20/2/2018).

Yang kedua, Armudji sempat melontarkan tuduhan akibat amblesnya Jalan Raya Gubeng.

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Saat itu, Armudji yang menjadi Ketua DPRD Surabaya menuding adanya permainan perizinan proyek di Jalan Raya Gubeng. Tak tanggung-tanggung, ia menyebut pelakunya anak pejabat pemkot.

Kakak Whisnu Sakti Sebut Tidak Ada Kontribusi Risma Bagi PDIP

Kakak kandung Whisnu Sakti Buana, Jagad Hari Seno mengungkap rahasia jika kontribusi Risma ke partai tidak ada. Bahkan untuk kantor DPC PDIP Surabaya yang berada di Jalan Kapuas itu awalnya dirinya yang menyewa.

"Kontribusi wali kota ke partai apa dan WS disuruh membangun mesin dan itu diklaim seolah-olah Risma mampu memenangkan Pilkada di Surabaya. Harus diingat, ketika di hari rekomendasi turun waktu itu saya di kantor DPD, Bu Risma dengan gagah didampingi Mas Djarot selaku pengurus DPP di jam kerja. Meskipun wali kota dengan gagah melakukan deklarasi di Taman Harmoni. Seolah-olah aku ini panglima perang membawa rekom Eri dan Armudji," katanya.

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Sesosok Mayat Bayi Laki-laki Ditemukan Tenggelam di Sungai

Sesosok mayat bayi laki-laki ditemukan tenggelam di sungai yang berada di kawasan Dusun Rawi barat, Desa Ambal-ambil, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan, Jumat (13/11) petang.

"Iya benar ada penemuan jasad bayi di Desa Ambal-ambil. Untuk jenis kelaminnya laki-laki," kata Kapolsek Kejayan Polres Pasuruan, AKP Sugeng Prayitno, Sabtu (14/11/2020).

 

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.