Rabu, 17 Jun 2026 13:28 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Sekjen PDIP Sebut Terjadi Intimidasi, NasDem: Itu Bertolak Belakang

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi (kiri)
Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur, Sri Sajekti Sudjunadi (kiri)

jatimnow.com - Partai NasDem sebagai salah satu partai pengusung Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota Surabaya Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) buka suara soal pernyataan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto beberapa waktu lalu.

Hasto menyebut suhu politik Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020 sedang memanas. Hal ini berakibat adaya perlakuan intimidasi kepada Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) yang juga kader PDIP di antaranya berupa tuduhan pembohongan publik hingga tudingan melanggar netralitas.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Sri Sajekti Sudjunadi menegaskan, NasDem tidak akan mengotori pemilihan kepala daerah (pilkada) dengan kecurangan atau cara yang tidak santun.

Hal itu disampaikan kepada wartawan di sela acara simbolis penyerahan sembako sebanyak 999 paket bagi janda (lansia) veteran di 154 kelurahan se Surabaya, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan serta HUT ke-9 Partai NasDem, di kantor DPW Partai NasDem Jatim, Jalan Arjuna, Surabaya, Senin (9/11/2020).

"Yang pasti kalau dari NasDem kami selalu dipesankan oleh ketua umum kami bahwa, pilkada itu tidak boleh menggunakan cara-cara yang memecah belah. Karena tujuan dari pilkada itu adalah mencari pemimpin yang terbaik untuk ke depan memajukan," ujar Sri Sajekti Sudjunadi didamping Ketua DPP NasDem Bidang Pemenangan Teritorial Jawa IV Dossy Iskandar.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Keyakinan yang dikatakan Sri Sajekti berkaca dengan tagline yang diangkat MAJU, yaitu Maju Kotane, Makmur Wargane. Artinya slogan tersebut lebih mengutamakan keutuhan masyarakat Kota Surabaya.

"Paslon kami menggunakan slogan maju kotane, makmur wargane. Nah kalau kemudian itu dikaitkan dengan intimidasi dan lain sebagainya, kan bertolak belakang. Jadi dari paslon kami (Machfud Arifin-Mujiaman), kami yakin dan percaya nggak ada itu (intimidasi)," tegas wanita yang akrab disapa Kakak Jannet itu.

Ditanya target kemenangan di Pilkada Serentak 2020, Jannet menargetkan menang di 19 kabupaten dan kota se Jawa Timur. Meski ada tiga daerah yang tidak mendapatkan kursi DPRD yakni Kota Blitar, Kabupaten Trenggalek dan Kabupaten Situbondo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mesin partai terus bekerja secara maksimal. Ditanya target kemenangan, kami targetkan menang di 19 pilkada," tegas Jannet.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.