Minggu, 21 Jun 2026 00:40 WIB

Kuras Uang SPBU di Trenggalek, Bandit Kelompok Bengkulu Dilumpuhkan

Satu dari empat bandit kelompok Maluku dilumpuhkan kakinya oleh Satreskrim Polres Trenggalek
Satu dari empat bandit kelompok Maluku dilumpuhkan kakinya oleh Satreskrim Polres Trenggalek

jatimnow.com - Komplotan bandit pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) di SPBU Nglongsor Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek dibongkar polisi. Tiga dari empat pelaku diamankan tiga polres.

Tiga pelaku itu bernama Reno Wawira (RW), Dion Feri Saputra (DFS), Taufik Sanjaya (TS) dan Agus (Ag). Keempatnya merupakan warga asal Provinsi Bengkulu.

Baca Juga: Bank Jatim Salurkan CSR ke Trenggalek Berupa Floor Projector Highlight

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, komplotan ini beraksi sekitar pukul 20.40 Wib pada 12 Oktober 2020. Mereka beraksi memakai dua motor berboncengan.

"Empat pelaku datang ke SPBU dengan modus mengisi bahan bakar dengan memakai dua motor. Tersangka DFS berboncengan dengan RW, sementara TS dan tersangka Ag," terang Doni, Senin (9/11/2020).

"Pelaku DFS dan RW pura-pura mengisi BBM. Saat itu DFS membuka jok motor, sementara RW mengambil kunci kotak penyimpanan uang yang ditaruh di atas kotak. RW mengambil uang Rp 42.204.700 lalu melarikan diri," jelas Doni.

Doni menambahkan, untuk tersangka TS dan AG yang juga berpura-pura hendak mengisi BBM di mesin lainnya menunggu temannya mengambil uang.

Baca Juga: JLS di Tulungagung Telah Rampung Pembangunannya, Tiga Kabupaten Sudah Terhubung

Satu dari empat bandit kelompok Maluku dilumpuhkan kakinya oleh Satreskrim Polres TrenggalekSatu dari empat bandit kelompok Maluku dilumpuhkan kakinya oleh Satreskrim Polres Trenggalek

"Setelah melihat temannya yang menggunakan motor Satria warna putih berhasil mengambil uang dan melarikan diri, pelaku lainnya langsung tancap gas menyusul dari belakang dan bersama-sama melarikan diri," terangnya.

Menurut Doni, petugas SPBU yang menyadari ada pencurian kemudian berteriak rampok dan mencoba melakukan pengejaran terhadap pelaku, tetapi tidak berhasil.

Baca Juga: Penutupan Jalan Utama Tulungagung - Trenggalek Tertunda, Ini Alasannya

"Para pelaku merupakan residivis pencurian kelompok dari Bengkulu yang biasa melakukan kejahatan antar kota di wilayah Jawa Timur. Pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas terukur di bagian kaki karena mencoba melarikan serta menyerang petugas saat ditangkap," bebernya.

Ketiga pelaku sudah ditangkap yaitu RW diamankan di Polres Trenggalek, DFS diamankan di Polres Kediri dan TS di Polres Tulungagung.

"Kami masih memburu satu pelaku lagi yang masih buron," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.