Selasa, 16 Jun 2026 01:38 WIB

FKUIB Ponorogo Serukan Boikot Produk Prancis

FKUIB Ponorogo deklarasi boikot produk Prancis
FKUIB Ponorogo deklarasi boikot produk Prancis

jatimnow.com - Forum Komunikasi Umat Islam Bersatu (FKUIB) Ponorogo menilai pernyataan Presiden Prancis, Emmanuel Macron telah menghina Nabi Muhammad SAW. Atas dasar itu mereka menggelar deklarasi boikot produk-produk Prancis.

Deklarasi itu digelar FKUIB di Masjid Baitul Mukhlisin, Jalan Lawu, Ponorogo usai Salat Jumat (6/11/2020). Deklarasi diikuti 200 jemaah sembari membentangkan spanduk bertuliskan 'FKUIB Boikot Prancis' dan 'FKUIB Ponorogo Mengecam Keras Terhadap Presiden Prancis, Emmanuel Macron Yang Telah Menghina Nabi Muhammad SAW'.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Ketua FKUIB Ponorogo, KH Mohammad Mansur menjelaskan bahwa Macron tidak mau minta maaf dan seenaknya sendiri.

"Kita tidak mungkin perang. Jadi kita menggunakan cara menolak dan memboikot produk Prancis," ujar KH Mansur.

Menurutnya, pemboikotan itu akan dilakukan sampai Macron meminta maaf kepada umat muslim. Cara itu dipilih ketimbang menggelar aksi unjuk rasa karena berbagai mempertimbangkan.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

"Kita pertimbangankan keamanan dan kondusivitas Ponorogo yang saat ini sedang dalam tahapan pilkada dan sedang dalam masa Pandemi Covid-19," ungkapnya.

KH Mansur juga menyebut bahwa undangan untuk aksi unjuk rasa sudah disebar, sehingga dia yakin banyak yang ikut aksi Alun-alun Ponorogo.

Baca Juga: Jelang Ramadan Harga Bapokting di Ponorogo Terpantau Stabil

"Saya harap nurani umat muslim lainnya juga ikut tergerak untuk mengutuk aksi yang dilakukan oleh Macron tersebut," tambahnya.

Selain memboikot produk Prancis, KH Mansur juga mengajak masyarakat mengonsumsi produk dalam negeri sehingga produk-produk asli Indonesia bisa lebih besar.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.