Senin, 15 Jun 2026 09:19 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Problem Hunian Warga Jadi Salah Satu Fokus Machfud Arifin-Mujiaman

Cawawali Surabaya Mujiaman Sukirno saat menyapa warga RW 6, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari
Cawawali Surabaya Mujiaman Sukirno saat menyapa warga RW 6, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari

jatimnow.com - Calon Wakil Wali Kota (Cawawali) Surabaya Nomor Urut 2, Mujiaman Sukirno menyapa warga RW 6 Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari, Kota Surabaya.

Mantan anak buah Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) yang berpasangan dengan Machfud Arifin dalam Pilwali Surabaya 2020 itu menyapa warga pada Jumat (29/10/2020) malam. Dia dicurhati masalah status tanah hunian hingga adanya kejelasan dana hibah jaringan aspirasi masyarakat (jasmas).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Selain curhat, tokoh masyarakat dan ketua RW setempat juga memberikan dukungan kepada Machfud Arifin-Mujiaman pada Pilwali Surabaya, 9 Desember 2020 mendatang.

Ketua RW 6, Kelurahan Pacar Keling, Achmad Rasidi mengatakan, di wilayahnya masih banyak satus tanah warga yang belum jelas. Meski beberapa waktu dulu pemerintah kota hadir, tapi tidak ada tindaklanjut.

"Dulu bu Risma sempet datang ke sini. Beliau berjanji akan menyelesaikan masalah tanah warga ini. Namun sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya," ungkap Rasidi.

Rasidi berharap, Paslon Machfud Arifin-Mujiaman bisa menjadi harapan baru yang mampu menyelesaikan problem warga Pacarkeling.

"Dengan dukungan ini insyaAllah kami menitipkan keluhan kami dan kami bisa berharap mudah-mudahan nantinya Pak Machfud Arifin dan Pak Mujiaman jika terpilih nanti bisa memberikan solusinya," tambahnya.

Sementara Calon Wakil Wali Kota Surabaya Mujiamam Sukirno mengatakan, masalah hunian di Surabaya masih menjadi problem yang memang belum terselesaikan.

Menurutnya, masalah hunian masyarakat ini harus segera diselesaikan, mengingat makin meningkatnya penduduk Surabaya. Dan saat ini dirinya bersama Machfud Arifin juga menaruh perhatian khusus dalam menyelesaikan hal itu.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Masih banyak saudara kita yang masih tinggal tempat kumuh dengan lingkungan yang tidak layak, seperti di bantaran sungai, di atas kuburan pinggir reil yang membahayakan. Ini lah masalah riil di Surabaya. Kita harus segera mengatasi masalah hunian ini karena semakin kita terlambat menyelesaikan akan semakin tambah penderitaan masyarakat," terang Mujiaman.

Mantan Direktur Utama (Dirut) PDAM Surya Sembada Kota Surabaya itu menyebut, untuk saat ini ada sekitar 9000 masyarakat Surabaya yang belum mempunyai tempat tinggal.

"Kita akan memprioritaskan untuk saudara-saudara kita yang belum punya rumah sama sekali. Berikutnya adalah saudara kita yang menempati tempat yang kurang layak," paparnya.

Mujiamam menerangkan, apabila dia dan Machfud Arifin terpilih, mereka menargetkan dalam 5 tahun kepemimpinannya ke depan akan mengutamakan problem hunian di Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Kita targetkan 5 tahun kepemimpinan ke depan harus punya model. Bagaimana kita menyelesaikan rumah kumuh supaya menjadi hunian yang layak. Punya daya dukung lingkungan yang bagus. Maju kotane, makmur wargane," tegasnya.

Selain hunian, Mujiaman juga berjanji akan menyelesaikan masalah status tanah warga yang bertahu-tahun tidak ada kepastian.

"Itu sudah kita rumuskan. InsyaAllah jika kita diberikan amanah oleh warga Surabaya, tinggal kita aplikasikan saja," tandasnya.

Cawawali Surabaya Mujiaman Sukirno bersama warga RW 6, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan TambaksariCawawali Surabaya Mujiaman Sukirno bersama warga RW 6, Kelurahan Pacarkeling, Kecamatan Tambaksari

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.