Selasa, 16 Jun 2026 02:52 WIB

Kaligrafi Serbuk Kayu ProbolinggoTuai Berkah di Bulan Ramadan

  • Penulis :
  • | Jumat, 25 Mei 2018 08:26 WIB
Ilustrasi pameran kaligrafi berbahan serbuk kayu/Foto: istimewa
Ilustrasi pameran kaligrafi berbahan serbuk kayu/Foto: istimewa

jatimnow.com - Permintaan produk seni kaligrafi berbahan serbuk kayu di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur meningkat selama bulan Ramadhan.

"Alhamdulillah selama bulan Ramadan penjualan kaligrafi mengalami peningkatan dibandingkan pada bulan-bulan sebelumnya," kata Kholili, perajin seni kaligrafi di Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Jumat (25/5/2018) .

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Menurutnya, biasanya jumlah kaligrafi yang terjual sekitar 3-4 item setiap bulan, namun selama sepekan terakhir ini sudah menjual lebih dari 5 item dengan berbagai motif.

"Banyak yang memesan, bahkan ada beberapa produk yang sudah saya kirim ke konsumen, namun ada yang masih dalam proses pengemasan untuk selanjutnya dikirim ke pembeli," tuturnya.

Ia menjelaskan permintaan produk Kaligrafi memang banyak diminati selama Ramadan hingga menjelang Lebaran. Sebab, sebagian besar warga ingin menjadikan rumahnya lebih indah dengan nuansa Islami saat Ramadan hingga Lebaran nanti.

"Tahun lalu, penjualan saya awalnya sepi, tetapi ramai pada H-7 Lebaran. Sedangkan Ramadan tahun ini alhamdulillah penjualan lebih lancar," kata produsen kaligrafi berbahan baku dari serbuk kayu itu.

Warga Dusun Krajan Desa Jatiurip, Kecamatan Krejengan itu menjelaskan rata-rata produknya yang terjual seharga Rp150 ribu, Rp350 ribu, Rp650 ribu hingga Rp750 ribu per buah, namun pesanan terbanyak harganya di atas Rp500 ribu.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Pembeli kaligrafi berbahan serbuk kayu itu dari Probolinggo dan beberapa kabupaten di Jawa Timur seperti Situbondo dan Bojonegoro," ujarnya.

Ia mengatakan pemasaran kaligrafi tersebut dilakukan melalui dalam jaringan (online) di media sosial dan bantuan promosi teman maupun keluarga, sehingga selama pekan pertama Ramadan omzetnya sudah lebih dari Rp2 juta.

"Kadang ada teman yang tinggal di Probolinggo merekomendasikan calon pembeli untuk membeli seni kaligrafi berbahan serbuk kayu di tempat saya, namun sebagian besar penjualan dari media sosial," katanya.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Dengan tingginya permintaan, lanjut dia, pihaknya meningkatkan produksi pembuatan, yakni 2-3 produk per hari. Sebelumnya hanya satu produk saja per hari, dengan harapan barang bisa cepat dikirim ketika ada pesanan.

Sumber: Antara

Editor: Erwin Yohanes

Editor : Erwin Yohanes
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.