Senin, 15 Jun 2026 18:44 WIB

Wow! 25.182 Unit Taksi Online di Jawa Timur, Hanya 3000 yang Berizin

acara  Focus Group Discussion Fenomena Tranportasi Daring di Jawa Timur  dan Solusinya, yang digelar dirlantas Polda Jatim, di gedung Sier, Rungkut, Surabaya, Kamis (24/5/2018)
acara Focus Group Discussion Fenomena Tranportasi Daring di Jawa Timur dan Solusinya, yang digelar dirlantas Polda Jatim, di gedung Sier, Rungkut, Surabaya, Kamis (24/5/2018)

jatimnow.com - Sebanyak 25.182 unit taksi online yang ada di Jawa Timur, hanya 3000 unit saja yang memiliki izin trayek. Hal ini membuat Dinas Perhubungan Jawa Timur kebingungan mengatur transportasi online tersebut.

Kabid Angkutan dan Keselamatan Jalan Dishub Jatim, Isa Ansori mengatakan, saat ini transportasi online sangat meningkat mencapai 25.182 unit, namun yang sudah mengurus ijin cuma 3000.

Baca Juga: Beasiswa LPPD Jatim 2026 Dibuka, Siapkan Kuota Kampus Al-Azhar Mesir

"Jadi sampai kapan ini bisa terselesaikan, kemudian yang terjadi adalah ketika akan melakukan penertiban dari transportasi online berbasis aplikasi itu tidak bisa ditindak karena dalam UU IT tidak melanggar," jelas Isa Ansori saat Focus Group Discussion Fenomena Tranportasi Daring di Jawa Timur  dan Solusinya, yang digelar dirlantas Polda Jatim, di gedung Sier, Rungkut, Surabaya, Kamis (24/5/2018).

Kesulitan tidak sampai disitu, ia mengaku jika Kementerian Perhubungan pun menunda penegakan penertiban terhadap para driver yang mengoperasikan kendaraan tanpa ijin yang jumlahnya 25 ribu lebih.

"Selain menunda penertiban, Kementerian berupaya merayu para driver agar mengurus ijin dengan menggelar penertiban yang sifatnya simpatik untuk memberikan subsidi SIM dan KIR gratis," terangnya.

Sementara kesulitan di daerah, tambahnya, saat akan melakukan penertiban pada 1 April 2018, sudah dihadang dengan demo. Padahal pihaknya hanya akan menerapkan peraturan keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

"Jika demikian pertanyaanya apakah boleh pemerintah melakukan diskresi hukum agar penegakan bisa dilakukan," tanyanya.

Selain itu, dari segi dampak dari munculnya transportasi online yang belum jelas peraturan hukumnya, angkutan reguler pun ikut protes, adanya ancaman seluruh Jawa Timur akan berhenti melakukan kir.

Untuk diketahui, kuota taksi online yang diatur melalui Pergub Jatim Nomor 188/375/KPTS/103/2017 ditetapkan kuota taksi online di Jatim dibatasi hanya 4.445 unit saja.

Baca Juga: Jatim Raih Penghargaan Kategori Pemda Terbaik Penurunan Pengangguran

Penetapan kuota tersebut dimaksudkan untuk menyelamatkan perusahaan taksi online itu sendiri. Sebab, bila ketersediaan dan kebutuhan tidak seimbang maka akan mengancam eksistensi perusahaan taksi online.

Reporter: Fahrizal Tito
Editor: Arif Ardianto

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.