Senin, 22 Jun 2026 10:57 WIB

Sejumlah Elemen Deklarasi Jogo Suroboyo Jelang Demo Tolak Omnibus Law

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Senin, 26 Okt 2020 21:25 WIB
Sejumlah tokoh pemuda gelar deklarasi Jogo Suroboyo
Sejumlah tokoh pemuda gelar deklarasi Jogo Suroboyo

jatimnow.com - Untuk menjaga keamanan dan ketertiban Kota Surabaya jelang demo tolak Omnibus Law, sejumlah elemen mulai dari pelajar, pemuda, pesilat hingga bonek menggelar deklarasi Jogo Suroboyo, Senin (26/10/2020).

Deklrasi yang juga dihadiri Kasat Intelkam Polrestabes Surabaya, AKBP Wimboko ini digelar di Warung Mang Kabayan Jalan Ketintang Madya No. 156, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Sebagai orang timur kita belajar dari kejadian 08 Oktober 2020 kemarin. Kemudian aksi 20 Oktober 2020 yang berjalan aman patut kita apresiasi dan perlu kita pertahankan agar situasi yang aman juga tercipta pada aksi besok tanggal 27 Oktober 2020," kata Wimboko.

Wimboko juga mengajak seluruh tokoh pemuda dapat bersinergi dengan TNI-Polri dan perangkat pemerintah untuk turut serta mewujudkan situasi kamtibmas yang aman damai dan kondusif.

"Kita adalah saudara yang harus bersatu, bekerjasama membangun Kota Surabaya yang lebih baik. Mari kita bersatu padu untuk tetap menjaga Kota Surabaya ini agar situasi kamtibmas tetap aman, damai dan kondusif," tutur Wimboko.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Deklarasi Jogo Suroboyo ini diikuti Asosiasi Pelajar Surabaya, Pemuda Demokrat Surabaya, Pemuda Pancasila Surabaya, Pemuda Panca Marga Surabaya, Pemuda Pusura Surabaya, Pemuda Maluku Satu Rasa Surabaya, PSHT Cabang Surabaya, Pagar Nusa Cabang Surabaya dan IKS PI Kera Sakti Surabaya.

Lalu PSHW Cabang Surabaya, Tapak Suci Cabang Surabaya, Merpati Putih Cabang Surabaya, Jogoboyo, Bonek Tribun Selatan, Bonek Tribun Utara, Bonek Tribun Timur serta Bonek Gate 21.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Untuk diketahui, demo tolak Omnibus Law kembali digelar Selasa (27/10/2020) dan dipusatkan di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan, Surabaya. Massa yang diperkirakan berjumlah 15 ribu itu akan demo menolak Omnibus Law dan memperjuangkan kenaikan upah minimum Tahun 2021.

Aksi ini merupakan demon lanjutan, juga sebagai tindaklanjut pertemuan dengan Menpolhukam RI pada (14/10/2020) di Jakarta yang disebut tidak mendapatkan hasil apapun.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.