Jumat, 12 Jun 2026 22:47 WIB

Media Diminta Berperan Tingkatkan Partisipasi Masyarakat di Pilkada

Media diminta berperan tingkatkan pastisipasi masyarakat di pilkada
Media diminta berperan tingkatkan pastisipasi masyarakat di pilkada

jatimnow.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim menggelar sosialisasi Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Kegiatan bertema 'Peran Media Dalam Menyukseskan Pilkada Serentak 2020' itu digelar di Graha PWI Jatim di Jalan Taman Apsari, Surabaya, Senin (26/10/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Komisioner KPU Surabaya, Naafilah Astri Swarist mengatakan, peran media sangat dibutuhkan dalam mensosialisasikan berbagai aturan baru pilkada di saat Pandemi Covid-19.

"Saat ini ada 12 aturan baru dalam pelaksanaan pilkada Desember (2020) mendatang. Tentu butuh peran media agar aturan tersebut sampai di masyarakat," ujar Naafilah.

KPU Surabaya juga berharap bahwa dengan media menyampaikan informasi yang benar terkait pilkada, akan mendorong dan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk memberikan hak suaranya dalam pilkada serentak, 9 Desember 2020.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Harapan kita dengan informasi yang tersampaikan kepada masyarakat yang benar, akan bisa meningkatkan partisipasi publik dalam pilkada mendatang. KPU Surabaya setidaknya menargetkan partisipasi masyarakat nanti di atas angka 70 persen," terang Naafilah.

Sementara Ketua PWI Jawa Timur Ainur Rohim mengingatkan media massa untuk netral dalam pelaksanaan pilkada. Sebab media merupakan bagian atau pilar demokrasi dan tidak boleh berpihak. Selain itu peran media harus netral itu juga merujuk pada berbagai aturan.

"Media massa harus menjadi imparsial, tidak boleh memihak. Bahasa lugasnya tidak boleh menjadi team sukses paslon," ujar Ainur.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

Ainur menyampaikan betapa sulitnya media untuk bersifat adil dalam pemberitaan. Meski memberikan porsi pemberitaan yang sama, tapi media tetap menempatkan berita paslon pada jam berbeda yang bisa jadi menjadi tanda ketidaknetralan media dalam proses pilkada.

"Kita sering melihat bahwa porsi pemberitaan yang sama, tapi di jam yang berbeda. Paslon yang disukai media bersangkutan beritanya dinaikkan pada prime time. Sementara paslon lainnya di jam nonprime time. Ini kan bisa menjadi tanda ketidaknetralan media," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.