Rabu, 10 Jun 2026 19:24 WIB

Kisah Pengusaha Udang asal Gresik Jadi Pelanggan di PIOS

Hj Nur, penguasaha udang yang beralih menjadi pedagang rempah
Hj Nur, penguasaha udang yang beralih menjadi pedagang rempah

jatimnow.com - Masyarakat Gresik Utara mulai dari Kecamatan Manyar, Bungah, Sidayu, Ujungpangkah dan Panceng dikenal sebagai petani tambak udang dan ikan bandeng. Sebagian lagi berprofesi sebagai nelayan yang mengandalkan tangkapan ikan di sungai dan laut.

Namun seiring merosotnya produktivitas hasil tambak, khususnya udang dan ikan bandeng membuat banyak masyarakat di sana kini tak lagi mengandalkan pemasukan dari hasil tambak.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah

Meski tetap banyak yang bertahan sebagai petani tambak, namun tak sedikit pula yang memilih untuk bekerja sebagai pekerja pabrik dan berubah profesi sebagai pedagang dibidang lain.

Salah satu warga Gresik utara yang dulunya adalah juragan udang dan ikan bandeng yang kini beralih profesi sebagai pedagang rempah-rempah adalah Hj. Nur.

"Dulunya saya usaha jual beli udang. Kebetulan di Kecamatan Manyar ini pusatnya hasil udang. Tapi karena sekarang hasil udang merosot, saya ganti jualan rempah-rempah," kata Hj. Nur saat ditemui di Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS), Senin (26/10/2020).

Perempuan asal Kecamatan Manyar itu kini menjadi pelanggan tetap di pasar induk yang berlokasi di Benowo, Surabaya itu. Hampir setiap hari, perempuan berusia 50 tahun itu datang ke PIOS untuk membeli aneka macam rempah-rempah mulai dari temu kunci, kencur, jahe, laos, kunir dan sebagainya.

"Saya ke PIOS ya hampir setiap hari, biasanya selepas Maghrib. Saya kulakan berbagai macam jenis rempah-rempah untuk saya jual lagi di Pasar Kecamatan Manyar," terang dia.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Ia mengungkapkan berdagang telah menjadi bagian hidupnya. Karena itu meski tak lagi berdagang udang namun dirinya tetap menikmati dengan profesinya saat ini sebagai pedagang rempah-rempah.

"Kalau dagang itu sudah bawaan dari kecil, kebetulan saya dari keluarga pedagang. Jadi mau dagang apapun saya tetap menikmatinya," ungkapnya.

Sementara Ibu Priyani, pemilik lapak rempah-rempah yang berlokasi di Blok G PIOS yang menjadi langganan Hj. Nur berbelanja membenarkan jika pengunjung asal Manyar, Gresik itu termasuk pelanggan utamannya.

"Umi (Hj. Nur) sudah bertahun-tahun jadi langganan saya. Bahkan boleh dibilang pelanggan terbaik saya," kata Priyani.

Baca Juga: Motorola Solutions Resmikan Learning Center Baru di Surabaya

 

Berita ini kerjasama antara Pasar Induk Osowilangun Surabaya (PIOS) dengan jatimnow.com

 

 
Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.