Jumat, 12 Jun 2026 09:24 WIB

Pilkada Ponorogo 2020

Terima Keluh Kesah Pengrajin Batu Bata, Ini Solusi Ipong Muchlissoni

  • Penulis : Mita Kusuma
  • | Minggu, 25 Okt 2020 18:09 WIB
Ipong Muchlisonni dialog dengan pengrajain batu bata di Ponorogo
Ipong Muchlisonni dialog dengan pengrajain batu bata di Ponorogo

jatimnow.com - Calon Bupati Ipong Muchlissoni menyapa para pengrajin batu bata yang berada di Desa Patihan Kidul, Kecamatan Siman, Kabupaten Ponorogo, Minggu (25/10/2020).

Calon bupati petahana itu dicurhati para pengrajin batu bata. Mereka mengadu bahwa usaha batu bata kini tidak seramai dahulu.

Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera

"Dulu ada 50 pengrajin batu bata. Sekarang tinggal 20 pengrajin saja," ujar salah satu pengrajin batu bata, Cahyo.

Kondisi sekarang menurutnya sangat kekurangan modal. Jika ada modal, keuntungan yang didapat hanya bisa untuk makan sehari-hari.

"Yang beli nggak tentu. Kadang-kadang ada yang beli kadang nggak. Satu bulan ya belum tentu kadang 1000, 2000 terjual. Pernah juga sampai 5000 ribu," ujar dia.

Menurutnya, kendalanya sekarang ada di modal. Selama ini modal didapat dari cara meminjam. Selain itu, pembeli juga semakin sulit dan hanya dari lingkungan Desa Patihan Kidul saja.

"Soalnya sekarang saingannya ada batako itu dan bata ringan. Dua tahun terakhir karena ada batu ringan," jelasnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Ipong Muchlissoni mengatakan bahwa kegiatan membuat batu bata dilakukan sejak turun temurun puluhan tahun yang lalu.

Ia menyebut, jika dirinya terpilih kembali memimpin Ponorogo maka solusinya bukan modal yang akan ditambah. Namun bagaimana pemerintah membantu meningkatkan pasar agar batu bata harganya naik.

"Kalau disuntik modal dan harganya tetap maka pinjaman itu akan habis untuk makan lagi. Jalannya ya pemerintah harus membantu mencarikan pasar," katanya.

Baca Juga: Pegadaian Kanwil XII Surabaya Resmikan TGCL ke-32 di Universitas Jember

Ia juga mengajak para pengrajin batu bata beralih ke sistem yang lebih modern.

"Ya sebenarnya batu bata yang diproduksi itu masih layak dan bagus dipakai," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.