Senin, 15 Jun 2026 17:24 WIB

Datang Takziah, 2 Cabup Ponorogo Kenang Perjuangan KH Abdullah Syukri

Ipong dan warga mengerjakan Salat Jenazah
Ipong dan warga mengerjakan Salat Jenazah

jatimnow.com - Kedua Calon Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni dan Sugiri Sancoko datang untuk takziah ke rumah duka KH Abdullah Syukri Zarkasyi, Rabu (21/10/2020) malam.

Calon Petahana, Ipong Muchlissoni melakukan takziah sekitar pukul 22.00 Wib. Ia mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan dan melaksanakan Salat Jenazah.

Baca Juga: Ribuan Jemaah Hadiri Tabligh Akbar Seabad Gontor

Baca juga: Innalillahi, Pimpinan Ponpes Gontor KH Abdullah Syukri Tutup Usia

"Saat ini saya rasa Ponorogo, Indonesia, dan Umat Islam berduka karena kehilangan salah satu ulama besar. Tokoh tidak hanya dikenal di Gontor, juga di Indonesia," ujar Ipong.

Ia menyebut jika almarhum adalah orang yang sepanjang hidupnya berjuang memodernisasi pondok. Juga mewujudkan visi Trimurti Gontor hingga akhir hayatnya

"Beliau juga terus berpikir mengembangkan pondok dan Islam sehingga menjadi inspirasi ponpes yang lain," tegasnya.

"Kita patut berduka dan mendoakan arwah agar diterima dan diampuni segala dosanya oleh Allah. Dan doakan husnul khatimah. Juga berdoa pimpinan ponpes mendapatkan generasi berikutnya," tambahnya.

Baca Juga: Muscab X PPP Ponorogo, Empat Nama Mencuat Pimpin Partai

Sementara Cabup Sugiri Sancoko menjelaskan bahwa K.H Abdullah Syukri Zarkasyi seorang yang sangat teduh. Selalu mengajarkan bahwa hidup itu bermanfaat.

"Beliau pernah simbol satu orang menjadi 1 juta orang luar biasa. Menjadikan orang bermanfaat," terangnya.

Dia mengaku bahwa K.H Abdullah Syukri Zarkasyi bisa mengorganisasikan manajemen yang elok dan 3 pimpinan waktu bisa berkolaborasi dengan elok.

Baca Juga: Vidi Aldiano Meninggal, Erick Thohir: Terima Kasih Atas Karya, Suara, dan Kenangan

"Mengajarkan pada kami bagaimana kami tim work yang luar biasa. Uswatun hasanah pimpinan itu sebuah negara sebuah apapun. Seperti filosofi ikan busuk dari kepalanya. Kalau kepalanya bagus, maka semua bagus," katanya.

Ia meminta agar belajar pada almarhum yang memberikan ilham dalam setiap yang dilakukan.

"Karya beliau yang luar biasa bahkan Pondok Modern Gontor menjulang tinggi ke angkasa dan menyebar ke seluruh Indonesia bahkan anak santri dari luar negeri," pungkasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.