Minggu, 21 Jun 2026 04:56 WIB

Pilwali Surabaya

Hendak Bangun Kota Dituding Merusak, Golkar: Hatimu Terbuat dari Apa?

Tangkapan layar unggahan Arif Fathoni di Facebook
Tangkapan layar unggahan Arif Fathoni di Facebook

jatimnow.com - Adanya tudingan kepada pasangan calon (paslon) nomor urut 2 Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) yang akan merusak kota apabila terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota Surabaya mendapat tanggapan dari Ketua DPD Partai Golkar Surabaya, Arif Fathoni.

''Orang mau membangun kota secara adil dan merata kau bilang mau merusak apa yang sudah dibangun, hatimu terbuat dari apa? Apa karena tertutupi kehendak sang tuan pemilik tanah oloran di timur Surabaya,'' tulis Toni dalam akun Facebook, Senin (19/10/2020).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

''Orang mau membangun Pasar Tunjungan yang mati, kau bilang mau merusak kota? Lalu hatimu terbuat dari apa hingga tidak melihat jeritan para pedagang dan pernak perniknya?'' lanjut Arif Fathoni yang juga anggota Komisi A DPRD Surabaya itu.

Saat dikonfirmasi, ia membenarkan jika mengunggah di media sosial terkait tanah oloran di sepanjang tepi Pantai Timur Surabaya yang diduga banyak dikuasai pengembang dengan pemilik modal besar. Ia menduga, penguasa Surabaya tidak ingin terusik kepentingannya ketika berganti kepemimpinan.

Ia menyebut ada upaya penjegalan dari penguasa Surabaya saat ini dengan menggiring opini masyarakat bahwa kalau bukan pilihannya maka wali kota ke depan hanya akan merusak apa yang sudah dibangun.

''Ini sama sekali tidak benar dan jahat sekali mempermainkan psikologi massa untuk kepentingan kekuasaan dengan mencitrakan pesaing hanya akan merusak program-program yang sudah berjalan,'' tegasnya.

Menurut Toni, niat dari pasangan Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU) tulus bersama rakyat membangun Kota Surabaya.

Sebab, dari sisi keekonomian dan ambisi kekuasaan, kedua orang tersebut sudah tuntas. Sehingga, dirinya memastikan keduanya benar-benar tulus mengabdi.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

''Orang mau kasih pembangunan Rp 150 juta per tahun ke RT kau bilang mau merusak kota, lalu hatimu terbuat dari apa atas jeritan warga yang tidak mendapatkan layanan infrastruktur dasar secara merata?,'' ujar Toni.

Menurutnya, hal ini aneh lantaran ada orang bekeinginan untuk memajukan Kota Pahlawan dengan melibatkan partisipasi semua lapisan masyarakat, namun disebut hendak merusak kota.

''Orang mau bawa pembangunan kota dengan melibatkan semua pihak, kau bilang mau merusak kota, lalu hatimu terbuat dari apa, hingga dengan siapapun wakilnya kau campakan,'' ujarnya.

Ketika disinggung apakah status tersebut sindiran terhadap Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini, Toni mengatakan biar masyarakat yang menilai.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Saya kira masyarakat paham lah," katanya.

Dirinya merasa aneh dengan adany program MA-Mujiaman untuk memberikan Rp 1 juta per Kepala Keluarga (KK) apabila kelak terpilih menjadi wali kota dan wakil wali kota tetap dituding hendak merusak kota.

Sementara hingga saat ini, banyak KK yang belum mendapat bantuan meski sudah diusulkan para Ketua RT. Akibatnya, para Ketua RT dikejar oleh warganya.

''Sebenarnya hatimu terbuat dari apa? hingga hobimu hanya marah, nangis dan bersujud bukan kepada Tuhan YME,'' tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.