Rabu, 17 Jun 2026 17:58 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Ingin Perubahan Besar, Takmir Musala se Surabaya Pilih MA-Mujiaman

Forum Takmir Mushola Kota Surabaya (Fortamas) mendukung dan siap menangkan Machfud Arifin-Mujiaman
Forum Takmir Mushola Kota Surabaya (Fortamas) mendukung dan siap menangkan Machfud Arifin-Mujiaman

jatimnow.com - Ratusan takmir musala di Surabaya yang tergabung dalam Forum Takmir Mushola Kota Surabaya (Fortamas) menginginkan perubahan besar di Kota Pahlawan.

Harapan para takmir musala se Surabaya itu bertumpu di pundak Pasangan Calon Wali Kota-Wakil Wali Kota, Machfud Arifin-Mujiaman (MAJU).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Atas dasar itulah, seluruh anggota Fortamas menggelar deklarasi dukungan dan siap memenangkan pasangan calon nomor urut 2 tersebut dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya, 9 Desember 2020 mendatang.

"Deklarasi Forum Takmir Mushola Kota Surabaya mendukung penuh untuk kemenangan pasangan Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno sebagai wali kota dan wakil wali kota Surabaya," ujar Koordinator Fortamas, Ustaz Muhdor di posko pemenangan gedung Machfud Arifin Center (MAC), Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Sabtu (17/10/2020).

Setelah membacakan deklarasi, piagam deklrasi tersebut ditandatangani oleh Ustaz Muhdor dan Machfud Arifin. Piagam deklarasi kemudian diserahkan ke Machfud Arifin.

Sementara Pembina Fortaman, Gus Taufik menambahkan bahwa selama ini keberadaan musala di Kota Surabaya kurang diperhatikan pemerintah kota (pemkot).

"Jangankan mushola, masjid saja juga kurang diperhatikan oleh Bu Risma (wali kota Surabaya). Tidak ada perhatian dari pemkot, baik mengenai sarana dan prasarana maupun kemakmuran mushola," tutur Gus Taufik.

Forum Takmir Mushola Kota Surabaya (Fortamas) mendukung dan siap menangkan Machfud Arifin-MujiamanForum Takmir Mushola Kota Surabaya (Fortamas) mendukung dan siap menangkan Machfud Arifin-Mujiaman

Menurut Gus Taufik, jumlah musala di Kota Surabaya sekitar 5.000. Sedangkan jumlah masjid sekitar 2.500.

"Kami berharap ke depan Pak Machfud Arifin saat menjabat wali kota Surabaya dapat memperhatikan nasib mushola-mushola yang ada di kampung-kampung. Baik sarana dan prasarana maupun kemakmuran mushola," pinta Gus Taufik.

Machfud Arifin mengucapkan terima kasihnya kepada Forum Takmir Mushola Kota Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Mohon doa restunya dari para takmir dan pengurus mushola di Surabaya," ungkap Machfud Arifin.

Mantan Kapolda Jatim ini juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus musala yang ikut membantu mengurus pembagian 225 ekor kambing kurban di musala-musala yang ada di Surabaya.

"Terima kasih juga, saya dibantu dalam sedekah 225 hewan. Dan insyaAllah menjadi awalan yang baik untuk semuanya," tambahnya.

Arek asli Ketintang, Surabaya ini menyampaikan bahwa ke depan dirinya dan Mujiaman akan memperhatikan takmir musala.

"Nanti takmir mushola kita perhatikan. Mungkin selama ini tidak pernah tersentuh, tidak pernah diperhatikan oleh pemerintah kota," ujar Machfud Arifin.

Di tempat yang sama, Pembina Fortamas, Gus Mamad menyebut bila selama ini yang diperhatikan pemkot hanya taman-taman kota saja.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Yang diperhatikan cuma taman saja pak," ucap Gus Mamad.

"Aku nggak melok-melok. Seng ngomong Gus Mamad. (Saya tidak ikut-ikut. Yang bicara Gus Mamad)," sahut Machfud Arifin yang disambut tawa para takmir.

"Di satu sisi ada orang perlu bantuan tidak dibantu. Tapi taman itu disrami terus," jelas Machfud Arifin.

Dia menambahkan, selain taman-taman yang sudah indah dibangun oleh Wali Kota Risma, masyarakat di Surabaya juga harus diperhatikan.

"Ojok gelem dadi wong cilik ae. (Jangan menjadi orang kecil atau kurang mampu saja). Warga Surabaya harus menjadi orang besar. Warga Surabaya harus makmur," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.