Sabtu, 20 Jun 2026 05:55 WIB

Tolak Tindakan Anarkis, Warga Kota Probolinggo Gelar Deklarasi Damai

Deklarasi damai dan anti tindakan anarkis
Deklarasi damai dan anti tindakan anarkis

jatimnow.com - Warga Kota Probolinggo menggelar deklarasi damai dan anti tindakan anarkis.

Kapolres Probolinggo Kota, AKBP Ambariyadi Wijaya mengatakan deklarasi dilakukan oleh sejumlah komponen dari berbagai kelompok mulai dari ormas hingga kepala sekolah untuk menciptakan Kota Probolinggo yang terjaga, aman dan humanis.

Baca Juga: Panaskan Mesin Politik, Lima PAC PDIP Kota Probolinggo Resmi Dilantik

"Kota Probolinggo masih dalam tahap proses pembangunan dan ini perlu untuk didukung oleh semua elemen. Sehingga tidak menghambat terhadap kemajuan di dalam kota ini," katanya, Jumat ( 16/10/2020).

Menurutnya, berpendapat di muka umum diatur dalam undang undang nomor 9 tahun 1998. Namun penyampaian pendapat tidak boleh mengganggu ketertiban dan keamanan wilayah, apalagi sampai anarkis.

"Kalau tindakan warga yang mengarah pada hal itu maka secara otomatis bisa dilakukan penindakan secara hukum karena dinilai justru merugikan dan melakukan pengerusakan," ujarnya.

Banyak ditemukan sejumlah kegiatan demonstrasi justru yang terlibat dari anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah.

Baca Juga: Antisipasi Perundungan, SMPN 5 Probolinggo Perketat Pengawasan Lewat CCTV

"Tidak hanya lewat demo bisa menyampaikan aspirasi itu. Bisa saja dilakukan dengan melakukan forum diskusi grup (FDG) itu bisa dilakukan. Seperti menyikapi soal Omnibus Law Undang Undang Cipta kerja bisa dibahas di sana. Kalau dalam dinilai ada ketidakcocokan bisa saja dilakukan rekomendasi kepada pemerintah untuk dilakukan perubahan perubahan," terangnya.

Sementara itu, Kadis Pendidik dan Kebudayaan Kota Probolinggo, Maskur menegaskan pihaknya telah berkoordinasi dengan lembaga sekolah tingkat SMA, SMK dan MA.

"Agar para siswa tidak terlibat dalam setiap kegiatan demontrasi. Mereka boleh belajar politik namun tidak boleh untuk berpolitik praktis," jelasnya.

Baca Juga: Dihujani 12 Catatan Kritis, Begini Jawaban Pemkot Probolinggo Soal Raperda PKL

Jika ditemukan ada salah siswa yang ikut dalam kegiatan tersebut maka akan dilakukan teguran dan diberikan sanksi tegas bagi mereka.

"Jadi ada tahapan-tahapan yang akan dilakukan jika siswa di Kota Probolinggo menggelar aksi demo. Apalagi sampai terjadi anarkis mereka akan dikenakan sanksi hukum sesuai aturan perundangan undangan," tukasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.