Rabu, 17 Jun 2026 02:58 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Machfud Arifin Disambati Soal Banjir hingga Pendidikan di Bulak Jaya

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 15 Okt 2020 19:01 WIB
Machfud Arifin di kampung Bulak Jaya Surabaya
Machfud Arifin di kampung Bulak Jaya Surabaya

jatimnow.com - Banjir masih menghantui warga Surabaya di saat musim penghujan, khususnya di pelosok perkampungan.

Salah satunya di kampung Bulak Jaya RW 15, Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya. 

Baca Juga: Peringati Hari Bhayangkara ke-79, Ini Pesan Gubernur Khofifah

Ketua RW 15, Ribut mengatakan jika pihaknya sudah beberapa kali mengajukan perbaikan selokan dan pavingisasi, namun hingga kini keinginan warga belum juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

"Kami sudah sering mengajukan tapi tidak ada tanggapan. Karena saat hujan rumah warga selalu terendam. Saya harap kedepannya Pak Machfud bisa mewujudkan harapan warga," kata Ribut, Kamis (15/10/2020).

Menurutnya, selain persoalan lingkungan kampung, permasalahan pendidikan juga lepas dari perhatian Pemkot Surabaya. Salah satunya pondok pesantren (ponpes) di kampung tersebut.

Pengasuh Ponpes Darul Rahman Bulak Jaya, KH Syaiful Anam mengatakan, mulai sejak berdirinya pondok pesantren, tidak pernah mendapat bantuan atau pun perhatian dari Pemkot Surabaya.

"Kami sudah beberapa kali mengajukan, tapi tidak pernah mendapat tanggapan. Tapi Alhamdulillah sampai sekarang pondok pesantren masih mampu berjalan dengan baik," katanya.

KH Syaiful Anam menambahkan, majunya sosok Machfud Arifin di Pilwali Surabaya menjadi harapan baru untuk Kota Pahlawan. Dengan melihat dari track record, ia yakin jika Machfud Arifin mampu memimpin Kota Pahlawan lebih baik lagi.

"Mudah-mudahan hajat baik beliau untuk menjadi wali kota Surabaya dikabulkan. Beliau orang baik, orang pintar. Mudah-mudahan nantinya jika beliau terpilih, bisa menjadikan Kota Surabaya yang maju dan makmur warganya," ujarnya.

Baca Juga: Pengamat Politik Sebut Machfud Arifin-Bayu Airlangga Lawan Berat Eri-Armuji

Sementara itu, Calon Wali Kota Surabaya, Machfud Arifin mengucapkan banyak terimakasih atas dukungan yang telah diberikan kepadanya.

Bicara soal banjir, ia mengatakan seharusnya Surabaya ini sudah bisa bebas dari banjir jika pemerintah punya komitmen dalam pemerataan pembangunan dengan konsep modern hingga ke kampung-kampung.

"Ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Kedepannya dalam pavingisasi ini disertai dengan teknologi," ungkap Machfud Arifin.

"Selokan kecil seperti ini, otomatis tidak mampu menampung air sehingga air dengan cepat meluap dan mudah masuk ke rumah warga. Nanti pavingisasi ini bisa dilebarkan dan bawahnya bisa dibuat saluran pembuangan airnya atau gorong-gorong sampai ke kali besar," tambahnya.

Baca Juga: Machfud Arifin Ikhlas dan Doakan Eri Cahyadi-Armudji

Namun, menurutnya, warga juga harus mampu menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah sembarangan. Sebab, apabila tidak dijaga juga akan menjadi masalah.

Sedangkan untuk pendidikan non formal atau pesantren di Surabaya, Machfud Arifin mengatakan harusnya mendapatkan perhatian dari pemerintah khususnya pesantren yang ada di pelosok kampung.

"Nanti kedepannya akan kita perhatikan. Itu penting. Yang pasti nantinya akan kita alokasikan anggaran untuk pesantren maunpu di sektor pendidikan," pungkas mantan Kapolda Jatim tersebut.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.