Senin, 08 Jun 2026 16:39 WIB

Raperda APBD 2021, Pemkot Batu Diminta Serius Tangani Tiga Sektor

Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman
Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman

jatimnow.com - Untuk menguatkan sektor ekonomi di masa Pandemi Covid-19, DPRD Kota Batu meminta pemkot serius pada sektor pertanian, pariwisata dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Wakil Ketua I DPRD Kota Batu, Nurochman menjelaskan, dengan digarapnya tiga sektor itu dengan maksimal, secara otomatis akan meningkatkan sektor perekonomian di Kota Batu.

Baca Juga: Gerai UMKM Segera Dibangun di Kawasan Gereja Merah Probolinggo

"Contohnya membantu pemasaran produk UMKM pada paket wahana wisata atau hotel. Jadi wisatawan yang berkunjung secara otomatis langsung mendapatkan produk UMKM dari para pelaku. Namun semua itu harus difasilitasi oleh pemerintah atau dinas terkait agar terealisasi," harap Politisi PKB, Kamis (15/10/2020).

Dalam rapat paripurna pandangan umum gabungan fraksi DPRD terhadap penyampaian Raperda tentang APBD Kota Batu Tahun Anggaran 2021 itu Nurochman menyebut, untuk sektor pertanian, dia menyarankan pada pemulihan pertanian buah apel.

Alasannya, apel merupakan lambang Kota Batu yang harus dijaga. Apalagi banyak petani apel yang beralih bertani jeruk karena kritisnya kondisi kesuburan lahan.

"Bukan hanya apel, tapi komoditi lain misal petani sayur dan bunga juga harus diperhatikan. Kalau bisa mereka dibantu dalam kepengurusan sertifikat phitosanitary atau izin ekspor," ungkapnya.

Sebab menurutnya, sertifikat merupakan terobosan baru untuk mengenalkan produk dari Kota Batu ke negara lain.

Baca Juga: Modal Usaha ACC Danaku Dongkrak Omzet Kuliner di Surabaya

"Ketika daerah lain sudah sibuk menjual produk ke pasar internasional, petani di Kota Batu hanya berperan menjadi petani dan tengkulak yang sibuk menjual di pasar lokal karena minimnya perhatian," tegas dia.

Sementara dari sektor wisata, Nurochman meminta pemkot fokus mengembalikan predikat agrowisata dengan menerapkan 'one vilage one product travel' sehingga di setiap desa memiliki satu destinasi berbasis wisata desa.

"Kami menilai wisata di Kota Batu sampai sekarang belum memiliki jati diri yang bisa ditunjukkan ke mancanegara. Bisa mencontoh Bali yang terkenal dengan pantai, Yogyakarta yang terkenal dengan vintage dan budaya yang dijual," tambahnya.

Baca Juga: Dihadiri Ribuan Pengunjung, Event Karnaval SCTV 2026 Berdampak ke UMKM Jember

Keluhan itu berdasarkan banyaknya jujukan wisata yang ada di Kota Batu merupakan wisata buatan atau artificial. Bila ini dijual secara terus menerus, Nurochman khawatir akan ada rasa jenuh dari wisatawan lokal dan sulit menarik simpati wisatawan mancanegara.

"Kalau wisata buatan tentu lebih baik di luar negeri. Kota Batu ini punya panorama dan suhu udara yang sejuk sebagai kunci daya tarik yang harusnya bisa dikemas sangat baik," tandasnya.

 

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Optimalkan Produksi Pertanian, Bupati Jember Dorong Petani Muda Masuk Kepengurusan Poktan

Bupati Jember meminta Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPHP) segera berkoordinasi dengan para camat, Gapoktan, dan Poktan untuk menambah keterlibatan generasi muda dalam organisasi petani.

AstraPay Perkuat Digitalisasi UMKM, Dukung Percepatan QRIS Nasional

AstraPay memperkuat digitalisasi UMKM melalui edukasi, QRIS, dan literasi keuangan. Hingga kini telah melayani 17,5 juta pengguna di Indonesia

Savyavasa Mulai Serah Terima Unit, Tandai Babak Baru Hunian Premium Jakarta

Savyavasa mulai serah terima unit kepada penghuni. Apartemen premium di Dharmawangsa ini mencatat penjualan kuat dan minat sewa yang tinggi

MRAN 2026, Bentuk Kepedulian dan Solidaritas Bagi ODHA di Tulungagung

Renungan ini menjadi momen menumbuhkan harapan menghapus stigma dan mengenang ODHA yang sudah meninggal.

BRI Unit Benowo Surabaya Pindah Kantor Mulai 15 Juni, Cek Lokasi Barunya

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memindahkan operasional BRI Unit Benowo Surabaya ke Jalan Raya Pakal per 15 Juni 2026. Cek detail lokasinya.

Menelusuri Jejak Legenda di Balik Danau Ronggojalu Probolinggo

Danau Ronggojalu dapat diakses dengan mudah, hanya memerlukan waktu tempuh sekitar 30 menit dari pusat Kota Probolinggo.