Minggu, 21 Jun 2026 01:59 WIB

Puspa Agro Gandeng BUMDesa Agribisnis, Genjot Perdagangan Jatim

Dirut PT Puspa Agro, Dyah Agus Muslim
Dirut PT Puspa Agro, Dyah Agus Muslim

jatimnow.com - Direktur Utama (Dirut) PT Puspa Agro, Dyah Agus Muslim berencana akan mengembangkan anak perusahaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Provinsi Jawa Timur itu ke depan sesuai dengan program Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

"Dengan dibukanya akses Puspa Agro ke jalan tol maupun Jalan Kletek yang akan dibuka, maka kegiatan di Puspa Agro akan mendapat support langsung dari Gubernur Jawa Timur khususnya terkait dengan kebutuhan-kebutuhan pangan yang tidak hanya distribusi di level provinsi tapi juga di level distribusi antar provinsi," katanya, Kamis (15/10/2020) pagi.

Baca Juga: Membaca Siklus, Menjaga Nalar Negara

"Seperti program dari PDB ,(produk domestik bruto) pusat distribusi provinsi dan pusat distribusi regional. Sehingga Puspa Agro harus melakukan transformasi secara cepat dari awal konsepnya dari pasar induk kemudian menjadi pusat distribusi dan pusat logistik pangan di Jawa Timur," imbuhnya.

Harapannya, Puspa Agro di masa akan datang menjadi pasar rujukan.

"Lebih konkrit lagi, Puspa Agro menjadi pasar rujukan. Jadi pasar referensi, tidak hanya di level provinsi tetapi juga diharapkan di level provinsi-provinsi lain khususnya komoditi-komoditi tertentu Jatim yang surplus atau lumbung pangan itu rujukannya lewat Puspa Agro," terang dia.

Baca Juga: Sarasehan Hari Desa, BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Pekerja Desa

Bagaimana kemungkinan rencana Puspa Agro dengan rencana yang didorong pemerintah pusat dengan maraknya pendirian badan usaha milik desa (BumDesa)?

"Posisi Puspa Agro dengan badan usaha milik desa yang dijadikan program pemerintah pusat itu justru mitra strategis, dan itu menjadi ujung tombak bagi kegiatan bisnis Puspa Agro. Kenapa saya katakan ujung tombak, karena BumDesa itu tidak hanya posisi sebagai hulu kegiatan Puspa Agro tapi juga menjadi hilir," jawabnya.

Baca Juga: BI Kediri Optimis Ekonomi Jawa Timur Lebih Baik di Tahun 2026

"Dua fungsi ini sekaligus melekat seperti dua mata permukaan satu keping mata logam. Sehingga kedua-duanya berfungsi sebagai hulu karena di situ harapan Puspa Agro, BumDesa akan mengelola produk-produk hasil pertanian untuk BumDesa-BumDesa tertentu yang mempunyai komoditi unggulan khususnya di bidang pertanian ataupun hortikultura. Tapi sekaligus BumDesa ini menjadi ujung tombak proses re distribusi ke masyarakat secara umum. Bisa jadi dia sebagai penyangga atau buffer stock dalam skala desa untuk memenuhi kebutuhan yang tidak ada di desa tersebut. Distribusi yang dilakukan akan lebih tertata apalagi BumDesa punya fasilitas digitalisasi informasi dalam pelayanannya," tandasnya.

Editor : Sandhi Nurhartanto
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.