Rabu, 17 Jun 2026 08:28 WIB

Warga Probolinggo Nikmati Hari Tanpa Bayangan dengan Berswafoto

Warga Probolinggo menikmati Hari Tanpa Bayangan dengan berswafoto
Warga Probolinggo menikmati Hari Tanpa Bayangan dengan berswafoto

jatimnow.com - Warga Kelurahan Tisnogeran, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo menyaksikan fenomena Hari Tanpa Bayangan, Selasa (13/10/2020). Mereka menikmati fenomena itu dengan berswafoto.

Anggra, warga setempat mengaku tahu Hari Tanpa Bayangan dari media sosial (medsos).

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

"Saya tahunya dari medsos kalau Hari Tanpa Bayangan di Jatim terjadi mulai 11 sampai 14 Oktober 2020," ujar Anggra.

Mendapat informasi itu, Anggra bersama dua sahabatnya tidak ingin kehilangan momen. Dia menyempatkan diri untuk mengabadikan momen langka itu dengan berswafoto.

"Ternyata Hari Tanpa Bayangan itu benar adanya. Saya tahunya sebelum jam 12 bayang-bayang saya bersama teman saya tidak terlihat. Bahkan cuaca akibat terik matahari juga panas," jelas cewek berkacamata ini.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

Sementara Kabid Kendaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Probolinggo, Sugeng Suprisayoga mengatakan, Hari Tanpa Bayangan merupakan fenomena tahunan menjelang perubahan musim. Fenomena ini biasanya terjadi dua kali dalam setahun.

"Saya harapkan warga tidak mengaitkan dengan mistis atau segalanya seperti fenomena bintang kemukus yang sempat viral beberapa waktu lalu," ujar Sugeng.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Sugeng menyebut bahwa cuaca saat ini cenderung panas sehingga dia berharap agar warga selalu menjaga kesehatan dengan banyak mengonsumsi air putih.

"Saat ini panas di Probolinggo berkisar 32 derajat celcius," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.