Senin, 15 Jun 2026 20:15 WIB

Menanti Realisasi Pembangunan Jalan Alternatif di Gunung Panderman

DPUPR dan Komisi C DPRD Kota Batu meninjau lokasi jalan alternatif yang bakal dibangun
DPUPR dan Komisi C DPRD Kota Batu meninjau lokasi jalan alternatif yang bakal dibangun

jatimnow.com - Jalan alternatif dari Dusun Tuyomerto, Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu menuju perkotaan bakal terwujud dalam waktu dekat. Jalan itu bakal tembus ke Jalur Lintas Barat (Jalibar) Desa Oro-oro Ombo, kecamatan setempat.

Kondisi jalan saat ini masih berbentuk setapak melewati perbukitan di lereng Gunung Panderman. Dengan jalur baru ini, warga bisa memanfaatkannya sebagai jalur distribusi hasil pertanian ke Pasar Besar Batu maupun ke Malang.

Baca Juga: Audit Sampah Ungkap Sachet Kuasai Limbah Rumah Tangga Batu

"Karena ini merupakan salah satu visi misi wali kota dan wakil wali kota yang harus terwujud demi mempermudah mobilitas warganya sehingga bisa meningkatkan perekonomian," jelas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Batu, Alfi Nurhidayat, Selasa (13/10/2020).

Jalur sepanjang 2.186 meter diharapkan bisa berjalan awal Tahun 2021 dan selesai akhir Tahun 2022 dengan anggaran Rp 20 miliar. Beberapa proses akan dilalui seperti penataan lahan, pengerasan, pembetonan hingga hot mix.

"Rencana ini pun langsung direspon oleh warga. Mereka siap menghibahkan tanahnya agar jalur yang mendekati perkampungan bisa lebih lebar sekitar 6-8 meter dan pembangunan berjalan maksimal," tutur Alfi.

Manurut Alfi, jalan tembus ini bakal dijadikan salah satu rangkaian dari ring road Kota Batu. Karena jalur ini berhubungan dengan jalan alternatif mulai dari Krematorium Junrejo-Tlekung-Jalibar dan keluar di Toyomerto.

Program ini mendapat dukungan DPRD Kota Batu. Seperti yang diterangkan anggota Komisi C DPRD Kota Batu, Sujono Djonet. Dia menyebut bahwa akses jalan di Kota Batu merupakan jalan peninggalan saat masih tergabung dengan Kabupaten Malang atau masih jadi kecamatan.

Baca Juga: Pemuda Mojokerto Lompat dari Jembatan Cangar Batu, Ini Dugaan Motifnya

"Kami sangat mendukung agar bisa meningkatkan perekonomian warga, mempermudah akses dan pemerataan pembangunan. Sebab masyarakat Toyomerto hanya ada satu akses jalan saja. Bahkan ketika akan ke Jalibar harus memutar jauh," jelas Politisi Partai NasDem ini.

Dengan jalan tembus ini diharapkan bisa menarik investasi di Toyomerto yang memiliki ketinggian dan pemandangan pegunungan yang bagus. Sedangkan lahan jalan tembus milik Perhutani, pihaknya meminta ada kesepakan hitam di atas putih dengan Perhutani.

"Itu syarat yang harus dipenuhi oleh DPUPR agar kami bisa menganggarkan. Karena kepastian pengelolaan lahan itu menjadi dasar penting proses pembangunan bisa berjalan maksimal dan tak terjadi masalah kemudian hari," tambahnya.

Sementara Anggota DPRD Kota Batu, Didik Machmud menambahkan, program pembangunan jalan tembus sebenarnya ada 7 prioritas. Salah satunya adalah jalan tembus Toyomerto-Jalibar.

Baca Juga: Mikutopia, Destinasi Wisata Alternatif di Kota Batu

"Dari hasil peninjauan, kami ingin tahu progres dari DPUPR sejauh mana pembangunan jalan tembus Toyomerto-Jalibar. Mengingat jalan tembus ini jadi visi visi wali kota yang akan tercover hingga 2022," sambung Politisi Partai Golkar ini.

Didik mendukung pembangunan jalan tembus Toyomerto-Jalibar bisa diselesaikan sebelum Tahun 2022. Karena program itu merupakan tindak lanjut dari pembangunan Jalibar untuk mengurai kemacetan dan pemerataan ekonomi warga Kota Batu.

"Kami akan anggarkan pembangunannya. Karena kami setuju ini dan menjadi harapan masyarakat," tandasnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.