Sabtu, 20 Jun 2026 05:21 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Wali Kota Risma Dua Kali Mangkir dari Panggilan Bawaslu Surabaya

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma (Foto: Dok. jatimnow.com)
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma (Foto: Dok. jatimnow.com)

jatimnow.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) akhirnya menindaklanjuti pengaduan terkait dugaan ketidaknetralan dan penyalahgunaan wewenang Wali Kota Tri Rismaharini (Risma) dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwali) Surabaya 2020.

Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Surabaya, Usman mengaku sudah memanggil Wali Kota Risma dua kali. Namun dua kali pemanggilan itu Wali Kota Risma tidak hadir alias mangkir.

Baca Juga: Surabaya Jadi Percontohan Program Indonesia - UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

"Benar, tidak hadir. Pemanggilan itu dilakukan hari Sabtu dan Senin. Sampai sekarang beliau juga belum hadir," ungkap Usman saat dikonfirmasi jatimnow.com, Senin (5/10/2020).

Usman berharap Wali Kota Risma kooperatif atas pemanggilan sebagai terlapor tersebut.

"Ya, harapan kami datang. Tapi sampai sekarang belum hadir," tegasnya.

Ketua Bawaslu Surabaya, M Agil Akbar juga membenarkan menyatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan kepada Wali Kota Risma pada Sabtu (3/10/2020). Namun hari itu Wali Kota Risma mangkir.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Baca juga: 

Agil menyebut pihaknya juga telah melakukan pemanggilan kedua kepada Wali Kota Risma pada hari ini, Senin (5/10/2020). Dia pun berharap Wali Kota Risma bisa kooperatif dan mau memenuhi panggilan tersebut.

Selain itu, lanjut Agil, Bawaslu Surabaya juga sudah melakukan kajian dan melakukan pemeriksaan pelapor dan saksi. Dan tinggal terlapor yang belum hadir.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Wali Kota Risma dilaporkan oleh Tim Advokasi Pasangan Calon (Paslon) Nomor Urut 2, Machfud Arifin-Mujiaman dan Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jatim atas dugaan menyalahi aturan dan tidak netral dalam Pilwali Surabaya 2020.

Ketidakhadiran Wali Kota Risma atas panggilan Bawaslu itu pun mendapat tanggapan dari Politisi PKB Surabaya, Mahfudz. Menurutnya ketidakhadiran Wali Kota Risma ini merupakan ketidakpatuhan dan itu tidak memberikan contoh yang baik dalam berdemokrasi.

"Sebagai seorang pemimpin wajib memberikan contoh demokrasi yang baik. Saran saya, berilah contoh berdemokrasi yang baik dengan cara memenuhi panggilan Bawaslu. Kalau wali kota tidak mau datang, nanti akan ditiru oleh yang lain," ujarnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.