Minggu, 14 Jun 2026 15:05 WIB

Pilihan Pembaca: Dangdutan Satlantas Pasuruan hingga Warga Ngamuk

  • Penulis :
  • | Senin, 05 Okt 2020 09:15 WIB
Postingan salah satu akun Facebook yang berisi video dangdutan Satlantas Polres Pasuruan
Postingan salah satu akun Facebook yang berisi video dangdutan Satlantas Polres Pasuruan

jatimnow.com - Tiga berita menjadi pilihan pembaca pada Minggu (5/10/2020). Ketiga berita itu adalah viralnya video Ddangdutan Satlantas Polres Pasuruan, banner Machfud Arifin dicopot dan warga Probolinggo ngamuk tolak pemakaman pasien dengan protap Covid-19.

Redaksi merangkum ketiga berita itu:

Baca Juga: Kolaborasi Unisla, Arema Lolos Lisensi AFC, Tim Raimas Kalam Munyeng

Viral Video Dangdutan Satlantas Polres Pasuruan, Propam Diterjunkan

Sebuah video yang merekam acara musik dangdut dalam rangka malam keakraban Satlantas Polres Pasuruan viral di media sosial (medsos). Propam diturunkan untuk memeriksa dua kasatlantas yang terlibat.

Salah satu akun Facebook memposting video berdurasi 30 detik tersebut. Dari postingan tersebut, dalam video tampak belasan polisi berseragam polisi lalu lintas tengah asyik berjoget, bernyanyi dan menyawer dua biduan di atas panggung.

Dalam video itu juga terpampang backdrop panggung dengan tulisan 'Malam keakraban Keluarga Besar Satlantas Polres Pasuruan'.

Hanya 7 Jam Bannernya Dicopot, Machfud Arifin: Ini Ketidakadilan

Baca Juga: Hidupkan Bandara, PMI Terkurung dalam Peti Es, Disorientasi Seksual

Alat peraga kampanye (APK) berupa banner milik Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota-Wakil Wali Kota, Machfud Arifin-Mujiaman Sukirno (MAJU) yang dipasang hanya sekitar 7 jam di Jalan Wijaya Kusuma, Surabaya yang ditertibkan Satpol PP.

Calon Wali Kota Surabaya Nomor Urut 2 Machfud Arifin akhirnya buka suara terkait pencopotan APK-nya tersebut. Menurutnya, pencopotan yang dilakukan Satpol PP itu menunjukkan ketidakadilan yang terlaksana secara terstruktur dan sistematis.

"Ini ada suatu kecenderungan dari aparat atau pemerintah kota ini yang di dalamnya itu mungkin Satpol PP dapat instruksi atau apa saya nggak tau. Tapi menurut saya ini sudah secara terstruktur dan sistematis dilakukan kecurangan oleh pihak pemerintah kota," ujar Machfud Arifin di Hotel Mercure Minggu (4/10/2020) sore.

Baca Juga: Prajurit Tewas, DPRD Jatim Desak Penguatan Perda, Mbak Vinanda Sidak

Warga Probolinggo Ngamuk Tolak Pemakaman Pasien dengan Protap Covid-19

Sebuah video berisi proses pemakaman jenazah seorang pasien dengan protap Covid-19 di Probolinggo ditolak warga viral di media sosial. Warga mengamuk saat petugas hendak melakukan pemakaman.

Pasien yang meninggal itu berinisial M (70), warga Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Dia dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Rizani Paiton Probolinggo pada Minggu (4/10/2020) dinihari.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.