Sabtu, 20 Jun 2026 12:51 WIB

Warga Probolinggo Ngamuk Tolak Pemakaman Pasien dengan Protap Covid-19

Tangkapan layar video viral amukan warga saat jenazah pasien probable hendak dimakamkan dengan protap Covid-19
Tangkapan layar video viral amukan warga saat jenazah pasien probable hendak dimakamkan dengan protap Covid-19

jatimnow.com - Sebuah video berisi proses pemakaman jenazah seorang pasien dengan protap Covid-19 di Probolinggo ditolak warga viral di media sosial. Warga mengamuk saat petugas hendak melakukan pemakaman.

Pasien yang meninggal itu berinisial M (70), warga Desa Gunggungan Lor, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo. Dia dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit (RS) Rizani Paiton Probolinggo pada Minggu (4/10/2020) dinihari.

Baca Juga: Tragis! Nenek di Probolinggo Tewas Tertemper Kereta Api Blambangan Ekspres

Koordinator Satgas Penagamanan dan Penegakan Hukum Penanganan Covid-19 Kabupaten Probolinggo, Ugas Iwanto mengatakan, sebelumnya pasein berinisial M tersebut masuk ke RS Rizani Paiton pada Sabtu (3/10/2020).

Menurutnya, saat masuk ke rumah sakit tersebut, pasien ini memiliki riwayat penyakit sesak nafas hingga dilakukan tindakan rapid test oleh tim medis dan uji swab.

"Hasilnya pasien ini reaktif. Sedangkan untuk uji swab, hasilnya belum keluar," terang Ugas.

Ugas menambahkan, sesuai dengan SOP yang ada, maka tim medis rumah sakit harus memberlakukan pemulasaran dan pemakamannya mengunakan protokol kesehatan Covid-19.

Baca Juga: Siswi SD Asal Probolinggo Wakili Jatim di Ajang Duta Anak Indonesia 2026

"Pihak keluarga sudah diberitahu dan bersepakat. Namun saat ambulans tiba di dekat lokasi pemakaman yang berdekatan dengan rumah keluarga pasien, warga dan keluarganya justru berubah pikiran dan menolak untuk jenazah dimakamkan secara protokol kesehatan," ungkapnya.

Untuk langkah selanjutnya, Ugas menegaskan pihaknya masih menunggu hasil swab dari pasien tersebut.

"Jika nanti hasil swab-nya positif akan menjadi kajian khusus dari tim gakum Covid-19. Sebab dinilai peristiwa itu ini menimbulkan keresaan dengan memprovokasi warga," tegas Ugas.

Baca Juga: Terima SK, DPC PPP Kota Probolinggo Pasang Target Raih Lima Kursi DPRD

Dari video yang dilihat jatimnow.com, warga mengambil paksa peti berisi jenazah yang dibawa petugas berpakaian APD lengkap dari sebuah mobil ambulance.

Warga beramai-ramai membawa peti berisi jenazah pasien itu ke dalam sebuah ruangan seperti musala atau masjid. Kemudian mereka membuka peti dan membuang serta merusak peti tersebut.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.