Senin, 15 Jun 2026 00:17 WIB

Pilwali Surabaya 2020

Tim Machfud Arifin-Mujiaman akan Pasang Baliho di Pedestrian dan Taman

Imam Syafi'i, Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman
Imam Syafi'i, Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman

jatimnow.com - Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) meminta Pemkot Surabaya tegas dan tidak tebang pilih dalam mentertibkan baliho, banner alat peraga kampanye (APK) liar milik Eri Cahyadi-Armudji (Erji).

Direktur Media dan Komunikasi Tim Pemenangan Machfud Arifin-Mujiaman, Imam Syafii menyebut, bila pemkot masih tidak adil, pihaknya juga akan mensosialisasikan pasangan calon (paslon) nomor urut 2 dengan cara yang sama.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

Menurut Imam, sosialisasi dengan cara yang sama yaitu memasang baliho Machfud Arifin-Mujiaman di berbagai pedestrian jalur protokol, ruang terbuka hijau (RTH), taman, jalanan dan fasilitas umum lainnya di Surabaya.

"Kami dari tim Pak Machfud Arifin-Mujiaman ingin taat pada aturan. Ketika Pemkot Surabaya menerbitkan surat larangan pemasangan APK liar dan baliho kami dicopotin, ya kami diam saja. Kita menghormatinya," ujar Imam, Jumat (2/10/2020).

Baca juga:  

Untuk diketahui, pada akhir Agustus 2020 lalu, Pemkot Surabaya melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPB) Linmas Kota Surabaya menerbitkan surat tentang maraknya atribut partai politik maupun perorangan dengan materi politik atau untuk memperkenalkan perorangan kepada masyarakat yang dipasang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan daerah Kota Surabaya No. 2 Tahun 2014 tentang penyelenggaraan ketertiban umum dan ketentraman masyarakat.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Surat tersebut ditujukan kepada Kepala Satpol PP Surabaya dan seluruh camat.

Imam yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini mempertanyakan kenapa atribut APK dari Machfud Arifin langsung ditertibkan pemkot dengan cepat. Berbeda dengan atribut Eri-Armudji di pedestrian jalur protokol, di taman, yang hingga hari ini masih belum ditertibkan.

"Kok cepat sekali ditertibkan ketika APK-nya Pak Machfud Arifin. Tapi kalau mereka (Eri-Armudji) sengaja dibiarkan. Pembiaran, ketidakadilan ini jangan sampai di kemudian hari menimbulkan konflik di bawah," tuturnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

Jika Pemkot Surabaya membiarkan dan memperbolehkan pemasangan APK Eri-Armuji di pedestrian jalur protokol, taman, jalan atau fasilitas umum lainnya, Imam kembali menegaskan bahwa Machfud Arifin-Mujiaman juga akan memasang APK di titik-titik yang sama.

"Kalau memang diperbolehkan, dibiarkan, kami juga memasang APK Pak Machfud Arifin-Mujiaman di pedestrian jalur protokol, di taman dan fasilitas umum lainnya," tegasnya.

"Jika APK yang kami pasang dicopot oleh pemkot, maka pemkot tidak adil, tidak netral. Kami akan melaporkan ketidaknetralan ASN atau PNS Pemkot Surabaya ke Bawaslu," tandas Imam.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.