Selasa, 16 Jun 2026 13:29 WIB

Beraksi 11 Kali di Surabaya, Kaki Dua Bandit Jalanan Dijebol Peluru

  • Penulis : Zain Ahmad
  • | Kamis, 01 Okt 2020 17:10 WIB
Tim Resmob Polrestabes Surabaya melumpuhkan kaki dua bandit jalanan yang sudah beraksi 11 TKP
Tim Resmob Polrestabes Surabaya melumpuhkan kaki dua bandit jalanan yang sudah beraksi 11 TKP

jatimnow.com - Kaki dua bandit jalanan yang tercatat sudah beraksi di 11 TKP di lumpuh setelah dijebol peluru oleh Tim Resmob Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Dua bandit itu bernama Mochamad Busron Fahrudin (20) dan Mochamad Fahrul (20), keduanya warga Jalan Banyu Urip Wetan V, Surabaya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Berawan

"Kami sergap kedua pelaku saat menuju ke rumahnya masing-masing. Mereka ternyata bertetangga. Kami terpaksa memberikan tindakan tegas terhadap keduanya karena berusaha kabur dan melawan," kata Kanit Resmob Polrestabes Surabaya, Iptu Arief Rizky Wicaksana, Kamis (1/10/2020).

Arief menjelaskan, penangkapan terhadap dua bandit itu bermula adanya laporan penjambretan di Jalan Menur Pumpungan beberapa waktu lalu. Saat beraksi, kedua bandit terekam kamera CCTV. Video CCTV sempat viral di media sosial Facebook.

"Dari situ langsung kami tindaklanjuti dengan mendatangi lokasi," jelasnya.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), Arief bersama timnya berhasil mendapatkan alat bukti termasuk rekaman CCTV yang merekam aksi kedua pelaku. Dari sana tim berhasil mengidentifikasi hingga akhirnya mengamankan keduanya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Pertama kami amankan tersangka Fahrul. Saat kami minta menunjukkan lokasi tempat temannya, dia berupaya melarikan diri dan melawan. Tiga kali tembakan peringatan tidak dihiraukan. Kami pun terpaksa melumpuhkannya. Upaya yang sama juga dilakukan Busron. Mengetahui kami datang dia melarikan diri dari pintu belakang. Dia juga kami lumpuhkan," paparnya.

Dari tangan kedua pelaku disita barang bukti satu motor jenis Honda Vario L 5615 YH. Motor itulah yang selalu digunakan kedua pelaku beraksi. Juga disita sejumlah uang tunai hasil penjualan handphone sebelumnya.

Sementara dari hasil penyelidikan lanjutan, 11 TKP yang pernah disasar kedua bandit tersebut di antaranya tiga kali di wilayah hukum Polsek Rungkut, tiga kali di wilayah hukum Polsek Wonocolo, tiga kali di wilayah hukum Polsek Gayungan dan dua kali di wilayah hukum Polsek Sukolilo.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Surabaya Hari Ini: Cerah Berawan

"Rata-rata korbanya itu perempuan dan anak-anak yang sedang main handphone di teras rumah maupun di pinggir jalan. Mereka juga tidak takut masuk ke gang kecil untuk mencari target," ungkap Alumni Akpol Tahun 2013 tersebut.

Saat ini kasus tersebut masih dikembangkan untuk mencari tahu kemungkinan TKP lainnya.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.