Selasa, 16 Jun 2026 01:41 WIB

Dalam 9 Bulan, 7 Orang di Ngawi Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Seorang warga tewas akibat tersengat listrik jebakan tikus di Ngawi pada Selasa (8/9/2020)
Seorang warga tewas akibat tersengat listrik jebakan tikus di Ngawi pada Selasa (8/9/2020)

jatimnow.com - Dalam 9 bulan, mulai Januari hingga September 2020, tercatata ada 7 orang tewas akibat tersengat aliran listrik jebakan tikus di Ngawi. Selama itu pula terdapat dua orang yang ditetapkan polisi sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP I Gusti Agung Ananta menyebut, untuk bulan September 2020, kasus pertama terjadi tanggal 8. Waktu itu korban bernama Aris Mawardi (46). Korban tewas di sawah milik Samidi di Desa Tepas, Kecamatan Geneng.

Baca Juga: Mandi Bareng Teman, Pelajar Sragen Tewas Tenggelam di Bengawan Solo Ngawi

"Pada tubuh korban ditemukan luka bakar. Dari identifikasi terbukti korban meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik pada jebakan tikus yang dipasang warga lain," papar Agung, Rabu (30/9/2020).

Agung menambahkan, dalam kasus tersebut penyidik menetapkan Agus Subandono, anak dari Samidi sebagai tersangka. Karena yang memasang jebakan tikus beraliran listrik ada Agus.

Kasus kedua terjadi di sawah milik Saidi, Desa Sidorejo, Kecamatan Geneng. Di sawah tersebut Agung Nafrul Rifai ditemukan tewas setelah jatuh dari motor dan tersengat aliran listrik jebakan tikus.

Baca Juga: Kejar Layangan hingga Atap Toko Bangunan, Bocah di Jember Tewas Kesetrum

Dalam kasus ini, Nicholas Aditya Fajar Ramadhan (22) anak dari Saidi digadaikan tersangka, karena dialah yang memasang jebakan tikus beraliran listrik tersebut.

"Pemasangan jebakan tikus dengan aliran listri sangat berbahaya karena bisa menghilangkan nyawa," ungkap Agung.

Sementara pada 7 Januari 2020, orang dengan gangguan jiwa ditemukan tewas di pematang sawah Desa/Kecamatan Pangkur juga akibat tersengat listrik jebakan tikus. Kemudian 12 Januari 2020 dengan korban Sungkono yang ditemukan tewas di sawahnya sendiri Desa Baderan, Kecamatan Geneng.

Baca Juga: Kecelakaan di Tulungagung, Satu Penumpang Motor Tewas

Lalu 20 April 2020, korban bernama Suwito. Dia tewas di sawahnya Desa Gelung, Kecamatan Paron. Pada tubuh korban ditemukan luka bakar sepanjang 15 sentimeters.

Kemudian 27 April 2020 dengan korban Nur Nyamin. Dia ditemukan tewas akibat tersengat jebakan tikus yang dipasang warga Desa Bendo, Kecamatan Padas.

Editor : Narendra Bakrie
Berita Terbaru

Yakuza Maneges Sebut Aksi Cabul Kiai di Malang Berlangsung 25 Tahun, Ini Modusnya

Usai dilecehkan, beberapa santri di Malang diduga dipaksa menerima uang untuk tutup mulut.

Disertasi Doktoral Gus Fawait, Teori yang Sudah Diimplementasikan di Jember

Jember tercatat sebagai daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di kawasan Sekar Kijang (Jember, Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, dan Lumajang).

Lagi, Yakuza Manages Bongkar Dugaan Pelecehan Santri oleh Kiai di Malang

Yakuza Maneges sebut korban lebih dari satu dan berstatus anak, terjadi sejak 25 tahun yang lalu.

Cuaca Surabaya Cerah Akhir Pekan Ini Setelah Diguyur Hujan Deras Dini Hari

Kondisi cerah diperkirakan merata di berbagai kecamatan, baik di kawasan Surabaya Barat, Timur, Utara, Selatan maupun pusat kota.

Aliansi Pemuda Jatim Tolak Kehadiran Tiyo Ardianto di Jawa Timur

Aliansi Pemuda Jawa Timur menyatakan boikot terhadap Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto dan mengancam membubarkan kegiatannya di Jawa Timur.

Intip Bocoran Tren Intimate Wedding di Westin Surabaya Pekan Ini

The Westin Surabaya menggelar pameran The Art of Celebration pada 12–14 Juni 2026, menawarkan diskon paket sangjit 35 persen dan konsultasi vendor.